Berita

Atasi Banjir, Pemerintah harus Berani Gusur Mall

SELASA, 04 FEBRUARI 2014 | 11:48 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Agar banjir tidak menjadi bencana rutin yang melanda Jakarta, sudah seharusnya dibuat kebijakan yang berani dan tegas.

"Salah satunya, Pemerintah harus berani menggusur mall," tegas  politikus muda PAN Kanti W. Janis dalam pernyataannya pagi ini (Selasa, 4/2).

Selama ini jika mau menyalahkan infrastruktur terkait penyebab banjir, selalu kaum marjinal duluan yang dikejar. Seolah-olah mereka yang tinggal di bantaran sungai adalah penyebab utama banjir. "Padahal bangunan-bangunan mega besar itulah penyebab utamanya," kata Kanti lagi.


Dia mengakui, untuk menggusur mall tersebut berat, tetapi juga bukan tidak mungkin bisa dicapai. Karena itu, pemerintah harus mengajak bertemu para pemilik dan pemegang saham mall, panggil ahli tata kota dan ekonomi. "Yakinlah bahwa keteraturan akan membawa dampak ekonomi yang besar bagi seluruh pihak," katanya meyakinkan.

Menurutnya, jika mereka adalah negarawan sejati mereka rela mall-mall itu dirobohkan. Apalagi, sekarang jika sudah terkepung banjir dan macet, tak ada lagi orang yang mau mengunjungi mall.

"Mall pun tidak membawa keuntungan ekonomi nyata bagi pengusaha eceran lokal. Coba jelajahi mall, berapa persen merek nasional yang masuk disana? Keberadaannya hanya bikin banjir, membuat yang kaya makin kaya, mempertajam jarak sosial antar kelas ekonomi," imbuh calon anggota DPR RI daerah pemilihan Jakarta III,  yang meliputi Jakarta Utara, Jakarta Barat dan Kepulauan Seribu ini.

Karena itu, dia menambahkan, warga Jakarta lebih butuh kawasan hijau daripada mall. Warga Jakarta lebih butuh daerah resapan air daripada mall. "Warga Jakarta lebih butuh kehidupan bebas banjir daripada mall," pungkasnya. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Prabowo Apresiasi Rahmat Erwin Usai Raih Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Minggu, 27 September 2026 | 12:11

Partai Koalisi Bela Prabowo Mati-matian tapi Diam Saat Gibran Dikritik

Minggu, 27 September 2026 | 12:05

Daftar 10 Wilayah Terpanas 27 September 2026, Suhu Capai 37,4 Derajat

Minggu, 27 September 2026 | 11:57

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Spesifikasi Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di Indonesia, Baterai 6.000 mAh

Minggu, 27 September 2026 | 11:37

Indonesia Calonkan Diri untuk Kursi Tidak Tetap DK PBB Periode 2029-2030

Minggu, 27 September 2026 | 11:04

Tak Ada Satupun Partai Koalisi Pasang Badan saat Gibran Hadapi Gugatan Ijazah

Minggu, 27 September 2026 | 10:31

KPK Amankan Perhiasan Diduga Emas Saat Geledah Kanwil BPN Jatim

Minggu, 27 September 2026 | 10:17

Perang Abad 21 Sudah Dimulai, tapi Mukan di Medan Tempur

Minggu, 27 September 2026 | 10:05

Sugiono: RI Percaya PBB, Tapi Multilateralisme Harus Lebih Representatif dan Gesit

Minggu, 27 September 2026 | 09:27

Selengkapnya