Berita

Banyak Tanggungan, Merpati Berhenti Beroperasi

SENIN, 03 FEBRUARI 2014 | 16:13 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Mengawali awal bulan Februari, Merpati Nusantara Airlines (MNA) meniadakan penerbangan hingga 5 Februari 2014. Hal itu dilakukan lantaran maskapai pelat merah itu tengah mengalami kesulitan keuangan.

"Tanpa mengurangi rasa hormat kami, maka penerbangan kita sampai tanggal 5 Febuari 2014 untuk sementara ditiadakan," ujar Direktur Operasional Merpati Daryanto melalui keterangan tertulisnya, Senin (3/2).

Diakui Daryanto bahwa saat ini perseroan tengah dilanda kendala dan banyak tanggungan yang harus dilunasi, seperti tanggungan asuransi, bayar gaji pegawai dan sebagainya.


"Masih ada tanggungan asuransi yang harus dibayar lagi tanggal 11 Febuari dan 28 Febuari nanti, tuntutan gaji pegawai, sistem reservasi harus dibayar tanggal 31 Januari 2014, kemampuan beli fuel harus tersedia dan yang sekarang sudah muncul adalah biaya Irreg atau pengembalian tiket yang tidak sedikit," papar dia, seperti dilansir JPNN.

Untuk rute penerbangan Merpati, sampai akhir bulan ini masih ditangguhkan. Nantinya kata Daryanto bila keadaan Merpati sudah membaik, rute tersebut akan kembali dibuka.

"Semua izin rute Merpai diduspend sampai akhir bulan Febuari 2014, akan tetapi begitu ada kesiapan Merpati dan situasi lapangan sudah kondusif, maka rute-rute tersebut akan kita terbangi kembali," kata dia.

Sementara untuk proses KSO (kerjasama operasional) dikatakan Daryono masih tetap berlangsung, serta pembentukan anak perusahaan, divestasi aset juga masih dilakukan. "Dalam situasi dan kondisi sulit ini kami juga tetep concern menyampaikan ke top managemen agar segera terpenuhinya hak normatif yang tertunda. Kami meminta maaf atas ketidaknyamanan ini," pungkas dia. [zul]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya