Berita

Ali Masykur Musa Termasuk Pesaing Tangguh Jokowi

SENIN, 03 FEBRUARI 2014 | 13:56 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Peserta Konvesi Capres Partai Demokrat Ali Masykur Musa dinilai mampu menyaingi elektabilitas Joko Widodo. Survei Political Communicatin (Polcomm) Institute menyebutkan Ali Masykur Musa satu dari lima tokoh non partai politik yang bisa menjadi pesaing tangguh Jokowi pada Pilpres 2014.

"Mayoritas responden menilai tokoh muda cocok untuk bersaing dengan Jokowi," kata Direktur Polcomm Institute Heri Budianto dalam keterangan tertulisnya yang diterima redaksi (Senin, 2/2).

Hasil survei Polcomm Institute menyebut lima tokoh non partai politik potensial yang mampu menyaingi elektabilitas Jokowi, yakni Dahlan Iskan (18,7 persen), Irman Gusman (11,9 persen), Ali Masykur Musa (11,9 persen)), Mahfud MD (10,7 persen), dan Gita Wirjawan (8,7 persen).


Heri Budianto mengungkapkan adanya fenomena lain dari hasil survei. Pertama, responden menyebutkan 53 persen menghendaki Presiden muda. Kedua, muncul cukup signifikan elektabilitas Ali Masykur Musa. Ini artinya publik semakin terbuka kepada tokoh-tokoh yang bermunculan dan mampu menarik hati mereka," ungkap Heri.

Heri menjelaskan, melejitnya Ali Masykur Musa, responden menilai Ketua Umum Ikatan Sarjana NU itu memiliki dukungan lebih dari kaum Nahdliyin, Gusdurian dan lintas agama.

"Sebagai kader yang terlahir dan bergerak aktif di NU, wajar jika Ali Masykur mendapat dukungan yang lebih dari warga NU. Meski berada di posisi ketiga, beliau memiliki pemilih potensial yang besar yaitu dari kalangan NU" jelas Heri.

Kinerja Ali Masykur di BPK RI di nilai sukses, terutama dalam menangani pemeriksaan lingkungan dan ketahanan pangan, demikian kata Heri. Tidak menutup kemungkinan, menurut Pengamat Politik Lely Arianie yang menjadi panelis, jika Ali Masykur Musa mampu mendekati dan mengkapitalisasi anak muda maka elektabilitasnya akan lebih meningkat, selain di pilih warga NU yang memiliki 50 juta, juga dari anak muda, begitu tegasnya.

Menanggapi komentar Heri Budianto dan Lely Arianie, Ali Masykur tak mau besar kepala.

"Saya masih harus banyak belajar lagi mengabdi untuk negara", jawabnya.[dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya