Berita

hayono isman

Di Survei Jeblok, Demokrat harus Kerja Keras Lagi

SENIN, 03 FEBRUARI 2014 | 09:54 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Hayono Isman menanggapi positif temuan Lingkaran Survei Indonesia (LSI). Hasil survei yang dirilis kemarin itu menunjukkan elektabilitas Partai Demokrat hanya 4,7 persen.

"Berarti PD harus bekerja lebih keras lagi. Walau waktu tinggal dua bulan, dengan ridho Allah SWT, PD akan bangkit," ujar anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Hayono Isman pagi ini (Senin, 3/1).

Anggota Komisi I DPR ini mengakui bahwa Demokrat bukan sebuah partai yang sempurna. "Namun garis perjuangannya jelas dan tegas tanpa pandang bulu memberantas korupsi,"  demikian Calon Presiden Konvensi Partai Demokrat ini.


Kemarin, peneliti LSI Adjie Alfaraby menjelaskan, salah satu faktor utama kemerosotan elektabilitas Partai Demokrat karena kasus korupsi yang melibatkan beberapa kader. Salah satunya adalah mantan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum.

"Partai Demokrat telah terlempar dari pertarungan ini. Pemerintahan 2014 adalah pemerintahan Golkar atau PDIP," ujarnya.

Berikut hasil survei LSI.  Partai Golkar 18,3 persen, PDIP 18,2 persen, Partai Gerindra 8,7 persen, Partai Demokrat 4,7 persen, Partai Hanura 4,0 persen, PKB, 3,7 persen, PPP 3,6 persen, PAN 3,3 persen, PKS 2,2 persen, Partai Nasdem 2,0 persen, PBB 0,7 persen, dan PKPI 0,5 persen. [zul]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya