Berita

MARTIN HUTABARAT/NET

Martin: Saatnya SBY Umumkan Sinabung Bencana Nasional

MINGGU, 02 FEBRUARI 2014 | 16:46 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Presiden SBY sebaiknya mengumumkan Gunung Sinabung sebagai bencana nasional.

Kedatangan Presiden mengunjungi pengungsi di Kabupate Karo peka lalu sebenarnya diharapkan disusul dengan penetapa status bencana Gunung Sinabung sebagai bencana nasional.

"Andaikata hal itu sempat dilakukan SBY, mungkin saja tidak akan terjadi musibah kelam Sabtu kemarin di mana 15 jiwa telah terenggut nyawanya, yang sebagian besar adalah warga dari luar areal Gunung Sinabung," kata anggota DPR asal Sumatera Utara, Martin Hutabarat, kepada Rakyat Merdeka Online (Minggu, 2/2).


Keyakinan tak jatuh korban itu karena BNPB pasti sudah akan mengambil alih peran penanggulangan bencana Gunung Sinabung ini, termasuk pengawasan keamanannya.

"Sekarang sesudah jatuhnya korban jiwa yang banyak, saya kira tidak ada alasan lagi bagi Pemerintah menunda pengumuman menaikkan status Sinabung jadi bencana nasional," ucapnya.

Dampak erupsi Sinabung ini, lanjutnya sangat luas terhadap kehidupan ekonomi dan sosial masyarakat yang sudah lebih emmpat bulan berada di tenda-tenda pengungsian. Jumlahnya sekarang sudah lebih 30 ribu orang yang mengungsi.

Kalau SBY bisa mengumumkan status bencana nasional ini secepatnya, maka diharapkan penanganannya pun akan lebih profesional dan terorganisir dilakukan oleh BNPB Pusat. Sehingga tidak ada lagi jatuh korban jiwa yang begitu besar seperti Sabtu kemarin.[wid]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya