Berita

foto:net

Data BNPB: Korban Tewas Erupsi Sinabung 8 Orang

SABTU, 01 FEBRUARI 2014 | 19:03 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Berdasarkan catatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terdapat sebanyak delapan korban tewas akibat terkena awan panas dari erupsi Gunung Sinabung. Empat korban sudah diidentifikasi, sementara empat orang lainnya masih dalam proses identifikasi di RSU Kabanjahe.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho memperkirakan masih terdapat korban lain namun belum dapat dievakuasi. Kedelapan korban tersebut berada di lintasan awan panas di Desa Sukameriah di radius 3 kilometer dari puncak kawah Gunung Sinabung.

"Menurut info sementara semua korban adalah pelajar SMA Brastagi dan SMK Kabanjahe yang sedang jalan-jalan melihat Gunung Sinabung di Desa Sukameriah," ujar Sutopo dalam keterangan tertulisnya kepada Rakyat Merdeka Online (Sabtu, 1/2).


Korban lain masih belum dapat dievakuasi karena potensi susulan awan panas. Tim SAR gabungan untuk sementara belum dapat mengevakuasi korban. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan bahwa potensi susulan awan panas masih berpotensi terjadi sehingga evakuasi dihentikan.

Sebelumnya dikabarkan bahwa korban tewas akibat erupsi ini mencapai 14 orang. Dengan rincian 10 korban jiwa ditemukan dari beberapa lokasi di kaki Sinabung, sementara empat korban lainnya sudah diidentifikasi RSU Kabanjahe.  

Berikut data BNPB yang berhasi mengidentifikasi empat orang tewas di RSU Kabanjahe:

1. Alexander Sembiring (Warga Simpang Korpi Kabanjahe, pelajar SMA 1 Merdeka).
2. Daud Surbakti (17 tahun, Desa Payung, Pelajar).
3. Dipa Nusantara (17 tahun, SMA Brastagi).
4. David (17 tahun, Kelas 2 STP Simpang Korpri). [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya