Berita

foto: net

Politik

Kader Gerindra di Sumsel Bantah Mengekor Jokowi

SABTU, 01 FEBRUARI 2014 | 14:13 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Demi elektabilitas partai dan mencapai target perolehan suara pada pemilihan legislatif 9 April mendatang, kader Partai Gerindra melakukan sosialisasi door to door  (rumah ke rumah) ke seluruh lapisan masyarakat.

"Kami juga melakukan sistem 'blusukan' karena itu cara paling efektif untuk mendekatkan diri dengan masyarakat," terang Ketua DPC Partai Gerindra Kota Pagar Alam, Alpian Budiarsyah, kepada Rakyat Merdeka Online Sumsel, Sabtu (1/2).

"Blusukan" adalah nama lain dari kegiatan menyambangi warga masyarakat untuk mendengarkan aspirasi. Istilah itu dipopulerkan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo.


"Bukan berarti kami ikut-ikutan Jokowi, bahkan kami punya cara tersendiri," ungkap dia sambil tertawa.

Blusukan kader Gerindra di Sumsatera Selatan bertujuan agar masyarakat lebih memahami pentingnya perubahan dan mengharapkan perubahan itu dibuktikan.

Mengenai kondisi politik pemerintahan, Gerindra Pagar Alam mengkritik soal penempatan posisi di birokrasi dan pemerintahan. Selama ini, penempatan itu tidak sesuai dengan pendidikan atau potensi orang terkait.

"Contohnya, yang pendidikanya guru malah jadi Pol PP. Apa itu tidak keliru? Dan apa itu sesuai antara potensi dan profesinya? Hal ini  perlu kita ubah," ungkapnya. [ald]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya