Berita

Suasana Graha Cempaka Mas Memanas Lagi

SABTU, 01 FEBRUARI 2014 | 13:05 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Suasana di sekitar Rumah Susun Cempaka Mas, Jakarta Pusat dikabarkan memanas. Aparat kepolisian terlihat berjaga di sana.

Situasi itu buah dari konflik pengelolaan apartemen tersebut yang berlarut-larut. Kabar yang didapatkan Rakyat Merdeka Online saat ini pihak yang bersitegang akan mengerahkan massa.

Padahal, Kapolres Jakarta Pusat, Kombes AR Yoyol, sudah berjanji akan menindak tegas aksi premanisme di  Rumah Susun Graha Cempaka Mas (GCM).


Sudah lama warga mengeluhkan kehadiran ratusan orang yang mendukung Perhimpunan Penghuni Rumah Susun (PPRS GCM) tandingan yang dibentuk Saurip Kadi dan advokat Palmer Situmorang.

Kamis dinihari (30/1) kemarin, situasi di areal GCM sempat sangat mencekam. Para orang tua melarang anaknya ke luar rumah. Mereka khawatir menjadi sasaran amuk ratusan massa warga Lampung yang  berkumpul di blok A lantai 5 GCM, milik Justiani yang mengaku telah diperistri Saurip Kadi. Massa asal Lampung itu datang sekitar pukul 18.30 WIB menggunakan lima bis.  

Selain membuat resah, warga juga mengeluhkan kelakuan  massa liar yang membuang sampah dan kencing sembarangan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto, mengatakan kisruh ini terjadi karena ada sekelompok orang yang mengklaim sebagai pengurus PPRS GMC tandingan .

Rikwanto tegaskan, bahwa pengurus PPRS yang sah adalah pengurus yang lama. [ald]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya