Berita

walid muallem/net

Dunia

KONFLIK SURIAH

Jenewa II Berakhir Saling Caci

SABTU, 01 FEBRUARI 2014 | 11:41 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Perundingan damai antara pihak pemerintah dan oposisi Suriah dalam Jenewa II di Swiss berakhir tanpa kesepakatan berarti. Kedua belah pihak justru saling memaki usai perundingan selama sepekan itu berakhir.

Dalam caciannya, Menteri Luar Negeri Suriah Walid Muallem mengatakan bahwa pihak oposisi tidak dewasa. Sementara delegasi oposisi Louay Safi mengatakan, rezim tidak memiliki itikad untuk menghentikan pertumpahan darah.

Namun begitu, utusan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Lakhdar Brahimi tetap melihat sudah ada pemikiran dasar yang sama antara kedua belah pihak. Ia bahkan menjadualkan perundingan lagi pada 10 Februari mendatang. Kata Brahimi, oposisi sudah setuju untuk bergabung, tetapi Muallem menolak untuk memberikan komitmennya.


"Kami mewakili kekuatiran dan kepentingan orang-orang kami. Jika kami merasa pertemuan berikutnya adalah keinginan mereka, maka kami akan kembali," kata Muallem sebagaimana dikutip BBC (Sabtu, 1/2).

Adapun beberapa kesepakatan yang telah dihasilkan adalah tentang keselamatan warga sipil di Homs dan tentang gencatan senjata di sejumlah daerah lokal untuk memungkinkan akses bagi para pekerja kemanusiaan. Selain itu, kesepakatan itu juga telah mengizinkan beberapa bantuan kemanusiaan internasional bisa lolos ke beberapa ribu keluarga di Suriah. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya