Berita

foto: net

Politik

MUI Sumsel: Caleg Jangan Gunakan Simbol-simbol Agama

SABTU, 01 FEBRUARI 2014 | 11:42 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Selatan mengimbau kepada para calon legislatif (caleg) untuk tidak memanfaatkan simbol-simbol agama untuk pencitraan dan menarik simpati masyarakat.

Para caleg juga disarankan tidak menggunakan tempat ibadah sebagai sarana kampanye.

"Sebaiknya para caleg yang tengah bertarung saat ini lebih memunculkan kedewasaan dan kejatidirian, idealnya membangun pesan-pesan yang menyakinkan khalayak ramai, jangan memanfaatkan simbol-simbol agamis," tutur Ketua MUI Sumsel, Sodikun, kepada Rakyat Merdeka Online Sumsel, Sabtu (1/2).


Menurutnya, jamaah bisa saja terganggu karena ada unsur politis yang memasuki tempat ibadah mereka. MUI lebih menyarankan para caleg untuk membangun komunikasi yang baik dalam merebut hati konstituennya.

"Kalau melarang memang bukan ranah kami, tapi kewenangan pihak yang ditugaskan. Kami hanya tak ingin ketika orang yang tadinya ingin khusyuk beribadah jadi terganggu dengan masuknya unsur politis," tandasnya.

Sementara itu, Ketua Panwaslu Kota Palembang, Riduansyah mengatakan, tidak akan membiarkan caleg  menggelar kampanye terselubung di tempat umum seperti masjid, gereja, atau tempat pendidikan.

"Kami harap, kepada masyarakat jika mengetahui adanya caleg kampanye di masjid untuk laporkan ke pihak kami," harapnya. [ald]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya