Berita

Kinerja Gita Wirjawan Memuaskan, Sukses Susun RUU Perdagangan

SABTU, 01 FEBRUARI 2014 | 01:08 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Erik Satrya Wardhana menyesalkan keputusan Gita Wirjawan mundur dari posisinya sebagai Menteri Perdagangan karena ingin fokus mengikuti Konvensi Capres Partai Demokrat. Erik menilai kinerja Gita memimpin Kementerian Perdagangan sangat memuaskan.

"Saya tentu menyesalkan karena dia termasuk mitra kerja Komisi VI yang kompetensinya baik dan kinerjanya memuaskan. Tapi saya juga mengapresiasi Gita mundur untuk menjaga integritasnya karena ikut konvensi," kata Erik kepada Rakyat Merdeka Online (Jumat, 31/1).

Indikator baiknya kinerja Gita salah satunya terkait Rancangan Undang Undang (RUU) tentang Perdagangan. Gita berhasil menyusun draf RUU Perdagangan dengan pasal-pasal yang pro kepentingan nasional.


"Draf RUU Perdagangan tidak jelas sejak Kemendag dipimpin Marie Elka Pangestu. Tapi tiga bulan Gita jadi Mendag, draf RUU bisa diajukan ke DPR," papar Erik.

Komisi VI DPR RI yang membidangi perdagangan, perindustrian, investasi, koperasi, usaha kecil dan menengah telah menyepakati RUU Perdagangan pada Rabu 29 Januari 2014, atau dua hari sebelum Gita menyatakan mundur. Sementara pengesahan RUU Perdagangan menjadi undang-undang, kata Erik, diharapkan bisa disetujui pada rapat paripurna DPR RI pada Kamis pekan depan, 7 Februari 2014.

Selain itu, lanjut Erik, Gita sangat aspiratif dan akomodatif dalam pembahasan RUU tersebut dengan Komisi VI DPR. Terkait perjanjian perdagangan internasional misalnya, Gita sepakat dengan Komisi VI DPR bahwa hal itu harus dilakukan eksekutif berdasarkan persetujuan DPR.

"Banyak pasal lain dalam RUU Perdagangan yang membela kepentingan nasional," imbuh Erik.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya