Berita

Komisi VII DPR Rajin Minta Jatah ke Pertamina

SABTU, 01 FEBRUARI 2014 | 01:04 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pimpinan Komisi VII DPR berinsial SB dan anggota Komisi VII berinsial JAM rajin meminta komisi kepada Pertamina. Keduanya antara lain meminta Pertamina memberikan jatah satu rupiah dari setiap liter untuk volume BBM PSO/BBM subsidi.

Informasi yang diperoleh redaksi, dari pemeriksaan saksi dalam penyidikan kasus korupsi SKK Migas dengan tersangka Rudi Rubiandini terungkap bahwa permintaan tersebut disampaikan JAM dan SB kepada direksi Pertamina Afdhal Bahaudin dan Hanung Budya. Permintaan disampaikan pada tahun 2011 saat berlangsung rapat membahas asumsi makro APBN 2012 Kementerian ESDM.

Di sela rapat, JAM dan SB memanggil Afdhal dan Hanung ke salah satu ruangan di Komisi VII, dan di ruangan tersebutlah permintaan disampaikan. Permintaan jatah disampaikan dengan disertai ancaman. Jika tidak menuruti permintaan tersebut maka Afdhal dan Hanung akan diberhentikan dari jabatannya.


Namun sepengetahuan saksi yang pernah dimintai keterangan penyidik KPK pada tanggal 8 November 2013 itu, Pertamina sampai sekarang tidak pernah memenuhi permintaan JAM dan SB tersebut.

JAM dan SB juga pernah meminta komisi dari setiap pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG). Permintaan disampaikan JAM dan SB melalui Direktur Gas Hary K dan Hanung Budya. Sama dengan permintaan sebelumnya, permintaan jatah dari pembangunan SPBG disampaikan JAM dan SB di salah satu ruangan di Komisi VII DPR. Permintaan juga disertai ancaman pemecatan dari jabatan.

Diakui saksi yang merupakan petinggi Pertamina ini, tidak dipenuhinya permintaan JAM dan SB tersebut berakibat pada perubahan alokasi dana APBN 2013 Kementerian ESDM dimana Pertamina mendapatkan pengurangan alokasi dana APBN untuk pembangunan SPBG. Atas pengurangan tersebut Pertamina akhirnya membangun beberapa SPBG dengan uang korporasi.[dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya