Berita

kim jong un/net

Dunia

Kim Jong Un Bisa Mati Dibunuh Tentara Senior

SABTU, 01 FEBRUARI 2014 | 00:01 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Sejak Kim Jong Un berkuasa menggantikan ayahnya, Kim Jong Il, yang meninggal dunia Desember 2011 lalu, peluang Korea Utara untuk hancur semakin besar. Kehancuran atau collapse itu ditandai beberapa kejadian penting yang muncul secara simultan.

Demikian kesimpulan RAND Corporation, sebuah lembaga think thank di Amerika Serikat, dalam penelitian terakhir yang mereka lakukan mengenai Korea Utara.

Hasil penelitian itu sebetulnya telah dipublikasikan tahun lalu. Namun hari Rabu lalu (29/1), peneliti RAND Bruce W. Bennett mempresentasikan hasil riset itu dalam pertemuan Komisi Ekonomi dan Keamanan Amerika Serikat dan China.


Kim Jong Un yang baru berkuasa selama dua tahun dianggap terlalu banyak ikut campur dalam urusan militer. Kelompok militer diperkirakan tidak begitu menyukai intervensi Kim Jong Un ini.

Bukan tidak mungkin Kim Jong Un akan menjadi target pembunuhan yang dilakukan kelompok militer senior yang karena merasa terancam mulai mengatur siasat untuk menyingkirkannya.

"Banyak dari kalangan militer ini yang kelihatannya mengkhawatirkan masa depan mereka dan keluarga mereka," ujar Bennett. [dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya