Berita

Politik

Somasi SBY ke Rizal Ramli Salah Alamat

JUMAT, 31 JANUARI 2014 | 20:36 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Somasi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kepada tokoh oposisi nasional Rizal Ramli dinilai salah alamat.

"Somasi, kalau dilakukan oleh Presiden, pejabat, atau pemangku amanat menjadi salah alamat. Apalagi tuduhan itu ditujukan kepada rakyat," ujar Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin kepada wartawan di Jakarta (Jumat, 31/1).

Somasi dilayangkan SBY melalui tim advokasi dan konsultan hukum Presiden SBY dan keluarga karena tersinggung dengan Rizal Ramli yang menengarai jabatan wapres yang diterima Boediono sebagai gratifikasi karena sukses membailout Bank Century Rp 6,7 triliun.


Din Syamsuddin menganggap somasi tersebut lucu karena presiden menyomasi rakyatya sendiri. Terlebih, objek yang disomasikan yakni berupa kritik sosial dianggap oleh Presiden sebagai fitnah.

"Sebagai orang yang sedikit belajar politik, pilihan Presiden untuk menyomasi orang tertentu akan menjadi bumerang, kontraproduktif," paparnya.

Lebih lanjut, Din mendorong pihak yang disomasi untuk tidak takut, bahkan jika perlu melakukan somasi balik. Din berpendapat bahwa somasi yang dilayangkan Presiden SBY merupakan gejala psikologi panik. Sikap demikian bukanlah sikap negarawan yang demokrat dari seorang kepala negara.

"Ini bisa membungkam demokrasi dan pertanda sebuah kepemimpinan yang represif dan otoriter," ujarnya.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya