Berita

rizal ramli/net

Politik

Rizal Ramli: Gita Wirjawan Tidak Ikut Main Impor Beras

JUMAT, 31 JANUARI 2014 | 19:29 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Kasus impor beras Vietnam harus diselidiki sampai akar-akarnya karena hasil keuntungannya sangat mungkin dipakai untuk kepentingan politik jelang pemilu.

Sejak zaman Orde Baru, kebanyakan dana politik dikumpulkan dari bisnis migas dan pangan. Demikian disampaikan ekonom senior, Rizal Ramli, dalam sebuah wawancara live dengan stasiun televisi swasta.

Dalam kaitan dengan kasus impor beras Vietnam tersebut, tokoh oposisi nasional itu mengaku tidak mencurigai keterlibatan Gita Wirjawan yang baru saja mengundurkan diri dari jabatan Menteri Perdagangan.


"Sejauh yang saya pantau, dia profesional dan tidak mungkin main begitu. Tetapi bisa saja anak buahnya melakukan manipulasi impor ini dengan menukar kategori beras yang boleh diimpor (premium) dengan beras biasa, dari tiap kilo dapat 2 ribu sampai 3 ribu rupiah. Sangat menggiurkan dan godaannya luar biasa," urai Rizal, beberapa saat lalu (Jumat malam, 31/1).

Rizal meyakini Gita Wirjawan dan Kepala Badan Urusan Logistik tidak tahu soal "permainan kotor" impor pangan, apalagi demi dana politik.

"Saya kira tidak. Gita cukup kaya untuk biayai pencalonan dirinya. Dia selalu berhasil sebagai pengusaha," kata Rizal.

"Saya percaya dia tidak ikut main," tambahnya. [ald]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya