Berita

bendungan katulampa/net

Nusantara

Di Katulampa Lima Beton Penahan Air Bergeser

JUMAT, 31 JANUARI 2014 | 07:47 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Lima beton penahan air seberat 2,2 ton di dasar Bendungan Katulampa, Bogor, Jawa Barat, Kamis dini hari (30/1) bergeser, akibat derasnya arus sungai Ciliwung.

Peristiwa itu terjadi saat bendung Katulampa bertatus Siaga I, sekitar pukul 00:30. Saat itu, ketinggian air sekitar 230 centimeter, dengan debit air mencapai 552.272 liter kubik per detik. Ketinggian dan volume air bergerak begitu cepat, dengan perkiraan kecepatan mencapai 200 kilometer per jam.
    
Kepala Pengawas Bendung Katulampa, Andi Sudirman menuturkan, hanya dalam hitungan menit setelah ketinggian air berstatus Siaga I, terdengar suara gaduh seperti benda berat yang bergeser. Seketika, beton kubus yang ditanam oleh Balai Besar Ciliwung-Cisadane PSDA, Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) itu bergeser sejauh dua belas meter.


“Ada 500 buah blok beton yang ditanam. Beton-beton itu berfungsi untuk memperlambat arus sungai yang mengalir ke Jakarta. Beton juga untuk menjaga stabilitas pondasi bendung dari gerusan air,” ungkapnya.

Andi khawatir, blok beton akan semakin berkurang karena terseret arus jika ketinggian air kembali mencapai Siaga I.
   
Sementara itu, deras arus membuat air meluap di sejumlah titik, di sepanjang bantaran sungai Ciliwung. Seperti dilansir dari JPNN, air meluap hingga ke permukaan Jembatan Sempur dan menyebabkan lalu lintas tersendat. Kondisi serupa juga terjadi di Jembatan Satu Duit, kawasan Warung Jambu. Belasan pengendara berhenti dan tertegun melihat derasnya arus Ciliwung pagi ini.
   
Air Ciliwung juga meluber ke pemukiman warga di Kampung Bebek RT 02/10, Kelurahan Kedung Halang, Kecamatan Bogor Utara. Tak kurang dari 17 rumah terendam air setinggi mata kaki. Warga yang rumahnya tergenang memutuskan untuk keluar rumah. Sementara beberapa warga lainnya terpantau mencoba menyelamatkan barang berharga seperti televisi, kipas angin, dan kasur.

“Kami bergegas keluar rumah karena ada informasi dari anggota Tagana, air di bendung Katulampa naik status menjadi siaga satu,” tutur warga Kampung Bebek, Nursali (59).
   
Nursali mengaku sudah tiga kali rumahnya terendam luapan Ciliwung dalam satu bulan terakhir. Namun menurutnya, banjir kali ini tak sedahsyat banjir 2007. “Banjir bandang tahun 2007 yang paling parah. Seluruh bangunan rumah saya hancur. Saya takut kejadian itu terulang lagi," tutur Nursali.
   
Luapan air juga menggenangi sejumlah rumah di Kampung Rambutan, RT 01/08, Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya