Berita

fahman habibi (kanan)

Sekjen IMM Jadi Khatib dan Imam di Kawasan yang Disucikan Umat Hindu Nepal

Fahman Habibi Hadiri Seventh International Youth Peace Ambassador Training Workshop
KAMIS, 30 JANUARI 2014 | 16:46 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) November mulai menyita perhatian dunia.

Setelah sukses menyelenggarakan International Youth Conference pada 17-22 November 2013 di Jakarta belum lama ini, Sekretaris Jenderal DPP IMM Fahman Habibi diundang The Youth’s UNESCO Club, yang bekerja sama dengan International Peace and Development Ethics Center, Eubios Ethics Institute and American University of Sovereign Nation.

Lembaga-lembaga internasional itu meminta Fahman memaparkan ide dan gagasan tentang Youth Ambassador for Cultural Reservation Proud to be Indonesian dalam acara Seventh International Youth Peace Ambassador Training Workshop di Kathmandu dan  Lumbini, Nepal, pada 19-25 Januari kemarin.


Kegiatan Seventh International Youth Peace Ambassador Training Workshop ini tepatnya digelar di Hotel Hill Take Sanga Bhaktapur, kawasan perbukitan dingin dengan suhu udara 4-17 derajat celsius dengan panorama gunung Himalaya.

Dari Indonesia, Fahman Habibi bersama bersama perwakilan Universitas Parahyangan Bandung dan pasca sarjana Universitas Gajah Madja, Yogyakarta. Selain Indonesia dan Nepal, juga hadir perwakilan dari berbagai negara lainnya. Seperti Thailand, Filipina, Bangladesh, Uzbekistan, Tunisia, Norwegia, Australia, China, dan Selandia Baru.

Dalam presentasinya, Fahman menjelaskan soal kekayaan adat dan budaya Indonesia. Selain bisa mendatangkan turis, dia yakin, budaya juga bisa menciptakan perdamaian dunia. Dalam kesempatan itu, mahasiswa pasca sarjana Universitas Muhammaiyah Prof. Dr. Hamka ini juga memaparkan action plan-nya terkait pagelaran budaya lokal yang akan dilaksanakan di Keraton Solo dan Yogyakarta.

"Jika hasil presentasi bisa diaplikasikan, saya akan mendapatkan anugerah The Youth Peace Ambasador. Penganugerahannya akan dilaksanakan di Arizona pada kegiatan berikutnya," ujar Fahman dalam keterangannya.

Kegiatan ini juga diisi dengan agenda kunjungan ke beberapa kawasan bersejarah seperti tempat kelahiran Budha di daerah Lumbini. Disitu terdapat kompleks percandian yang sangat luas, mirip dengan yang ada di Jambi. Meski yang di Nepal ini sudah direnovasi dan dibangun kuil-kuil.

Kunjungan lain juga dilakukan di Monkey Temple dan Durbar Square, peninggalan kerajaan Nepal yang kini telah menjadi situs warisan dunia.

Nepal memang negara yang mayoritas warganya memeluk agama Hindu. Namun karena beberapa peserta ada yang beragama Islam, seperti dari Bangladesh, Tunisia, dan Uzbekistan serta Indonesia, diselenggarakan shalat Jumat di sekitar Patung Lord of Shiva, kawasan yang disucikan oleh umat Hindu.

"Saya juga diminta menjadi khotib sekaligus menjadi imam shalat Jum’at," tandas Pimen, demikian ia akrab disapa. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Prabowo Apresiasi Rahmat Erwin Usai Raih Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Minggu, 27 September 2026 | 12:11

Partai Koalisi Bela Prabowo Mati-matian tapi Diam Saat Gibran Dikritik

Minggu, 27 September 2026 | 12:05

Daftar 10 Wilayah Terpanas 27 September 2026, Suhu Capai 37,4 Derajat

Minggu, 27 September 2026 | 11:57

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Spesifikasi Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di Indonesia, Baterai 6.000 mAh

Minggu, 27 September 2026 | 11:37

Indonesia Calonkan Diri untuk Kursi Tidak Tetap DK PBB Periode 2029-2030

Minggu, 27 September 2026 | 11:04

Tak Ada Satupun Partai Koalisi Pasang Badan saat Gibran Hadapi Gugatan Ijazah

Minggu, 27 September 2026 | 10:31

KPK Amankan Perhiasan Diduga Emas Saat Geledah Kanwil BPN Jatim

Minggu, 27 September 2026 | 10:17

Perang Abad 21 Sudah Dimulai, tapi Mukan di Medan Tempur

Minggu, 27 September 2026 | 10:05

Sugiono: RI Percaya PBB, Tapi Multilateralisme Harus Lebih Representatif dan Gesit

Minggu, 27 September 2026 | 09:27

Selengkapnya