Berita

Tri Dianto

Loyalis Anas: Justru Nazaruddin yang Simpan Uang Rp 2 T di Singapura

KAMIS, 30 JANUARI 2014 | 10:37 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Tuduhan bahwa Anas Urbaningrum menyimpan uang Rp 2 triliun di Singapura adalah fitnah dan rekayasa. Tudingan itu merupakan bagian dari fitnah keji untuk menghancurkan nama mantan Ketua Umum DPP Partai Demokrat tersebut.

Demikian ditegaskan loyalis Anas, Tri Dianto menanggapi pernyataan mantan Bendahara Umum DPP Partai Demokrat, M. Nazaruddin. Sebelumnya, terpidana kasus suap proyek Wisma Atlet itu menyebut Anas memiliki uang Rp 2 triliun di Singapura yang diatasnamakan Muhammad Rahmad.

Tri Dianto mengungkapkan, yang benar menyimpan uang di Singapore adalah Nazarudin. Karena dalam persidangan kasus Wisma Atlet, saat bersaksi Oktarina Furi mengaku diajak ke Singapura untuk mengamankan aset Nazaruddin. Jumlahnya sekitar Rp 2 triliun dan dimasukkan dalam 2 perusahaan di negara tersebut.


"Karena ketakutan, Oktarina memilih pulang ke Indonesia. Itu jumlah rincinya ada di media, mata uang yang dibawa ke Singapore oleh Nazar dan Neneng dalam bentuk USD dan Dolar Singapora serta Euro dan semua rincian ada di Oktarina," ujar Tri Dianto dalam pesan singkat yang diterima pagi ini (Kamis, 30/1).

Oktarina Furi, mantan pegawai PT Permai Grup, merupakan anak buah Nazaruddin sekaligus staf pribadi Neneng Sri Wahyuni, istri Nazaruddin.

Kemarin, Anas sendiri telah membantah pernyataan Nazaruddin tersebut. "Kok berita bohong sampean percaya," kata Anas usai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus gratifikasi dari proyek Hambalang di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (29/1).

Kendati begitu, Anas mengaku berkawan dengan Rahmad yang pernah menjabat Wakil Direktur Eksekutif Partai Demokrat itu. "Iya perkawanan. Nggak ada (bisnis). Mungkin Nazar yang ada (bisnis)," terang Anas sembari membantah dirinya memiliki tambang batubara di Kalimàntan. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Prabowo Apresiasi Rahmat Erwin Usai Raih Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Minggu, 27 September 2026 | 12:11

Partai Koalisi Bela Prabowo Mati-matian tapi Diam Saat Gibran Dikritik

Minggu, 27 September 2026 | 12:05

Daftar 10 Wilayah Terpanas 27 September 2026, Suhu Capai 37,4 Derajat

Minggu, 27 September 2026 | 11:57

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Spesifikasi Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di Indonesia, Baterai 6.000 mAh

Minggu, 27 September 2026 | 11:37

Indonesia Calonkan Diri untuk Kursi Tidak Tetap DK PBB Periode 2029-2030

Minggu, 27 September 2026 | 11:04

Tak Ada Satupun Partai Koalisi Pasang Badan saat Gibran Hadapi Gugatan Ijazah

Minggu, 27 September 2026 | 10:31

KPK Amankan Perhiasan Diduga Emas Saat Geledah Kanwil BPN Jatim

Minggu, 27 September 2026 | 10:17

Perang Abad 21 Sudah Dimulai, tapi Mukan di Medan Tempur

Minggu, 27 September 2026 | 10:05

Sugiono: RI Percaya PBB, Tapi Multilateralisme Harus Lebih Representatif dan Gesit

Minggu, 27 September 2026 | 09:27

Selengkapnya