Berita

hatta rajasa/net

Hatta Rajasa dan Zulkifli Hasan Tiba di Waduk Sermo

KAMIS, 30 JANUARI 2014 | 10:37 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

. Di balik sulitnya menderes gula semut atau gula dari pohon kelapa, yang ampir setiap tahun menelan korban meninggal, atau cacat seumur hidup gara-gara jatuh dari pohon kelapa, sejatinya bisnis ini memiliki prospek baik.

Gula semut diproses menjadi brown sugar, gula cokelat, mirip gula pasir yang berwarna merah. Berbeda dengan gula merah yang dipakai warga Yogyakarta-Solo untuk pemanis sayuran.

Sebagai bentuk perhatian, beberapa saat lalu sekitar pukul 10.30 WIB (Kamis, 30/1), Menko Perekonomian Hatta Rajasa tiba di Objek Wisata Waduk Sermo, Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulonprogo, Yogyakarta. Hatta akan datang bersama Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan.


Hatta berjanji untuk berbagi ilmu dengan ribuan pemanjat pohon kelapa atau penderes gula semut.
Hatta yang berlatar pengusaha menangkap ada banyak ide untuk mengembangkan usaha petani. Tidak hanya memungut nira di atas ketinggian 10-12 meter di puncak pohon kelapa, tetapi juga mengolah, mengemas sekaligus memasarkan.

"Ini yang nanti kita bisa share ilmu," kata Hatta Rajasa, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, dalam bisnis ini sudah tersedia sumber daya alam atau pohon kepala sendiri milik warga, ada sumber daya manusia atau penderesnya, ada koperasi , kelompok usaha yang bisa mengepul, memasarkan dan menyalurkan ke pabrik pebeli. Ada pula pendanaan yang bisa diakses dan pangsa pasar.

Di sisi lain, para penderes sudah pernah menerima bantuan Bank Indonesia berupa gudang penyimpanan gula semut yang mampu menampung 180 ton. Tetapi masih minim peralatan.

Gula semut adalah hasil pengolahan dari gula yang sudah dicetak. Caranya gula merah yang dicetak itu dihaluskan jadi lembut. Kemudian tepung gula ini dimasukkan dalam oven sehingga jadi kristal-kristal gula merah yang oleh warga disebut gula semut.

Harga jual gula semut per kilogram saat ini Rp 22.000. Sedang gula merah hanya Rp 15.000. Memang produksi gula semut lebih sulit, tetap para penderes sudah bisa membuatnya. Gula Kulonprogo ini sudah banyak diekspor ke USA dan Australia lewat pihak ketiga.

"Kredit Usaha Rakyat akan mendorong ibu-ibu, istri penderes, untuk berusaha apa saya yang memiliki prospek," teran Hatta.

Selain itu, di lokasi Waduk itu juga, Hatta akan menyerahkan KUR, Kebun Bibit Rakyat dan bantuan Pengembangan Perhutanan Masyarakat Pedesaan Berbasis Konservasi. [ysa]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya