Berita

Banjir Masih Menggenangi 18 Kecamatan dan 39 Kelurahan di Jakarta

KAMIS, 30 JANUARI 2014 | 08:32 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Sejumlah daerah di Jakarta sampai pagi ini masih tergenangi banjir.

Informasi yang dirilis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) DKI Jakarta, sampai pukul 06.00 WIB tadi pagi, (Kamis, 50/1) wilayah yang masih terdampak mencakup Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, Jakarta Barat dan Jakarta Utara.

Dengan perincian area yang terdampak banjir yaitu, 18 Kecamatan, 39 Kelurahan, 143 RW, 675 RT, 33.539 KK, 109.550 JIWA. Jumlah pengungsi sebanyak 15.078 jiwa yang tersebar di 58 titik lokasi pengungsian. Jumlah korban jiwa sebanyak 23 orang.


Berikut perinciannya wilayah yang masih tergenangi banjir.

Jakarta Timur:
Ketinggian air rata-rata 30-350 cm. Area yang terdampak 6 kecamatan, 16 kelurahan, 60 RW, 272 RT, 14.284 KK, 46.920 Jiwa. Jumlah pengungsi sebanyak ; 9.458 jiwa, yang tersebar di 43 titik lokasi pengungsian.

Jakarta  Selatan
Ketinggian air rata-rata 50 -150 cm. Area yang tedampak 6 kecamatan, 10 kelurahan, 28 RW, 123 RT, 2.970 KK, 10.112 Jiwa. Jumlah pengungsi sebanyak 1.560 jiwa, yang tersebar di 9 titik lokasi pengungsian.

Jakarta  Pusat
Ketinggian air rata-rata 50-100  Cm. Area yang terdampak 1 kecamatan, 1 kelurahan, 1 RW, 12 RT, 0 KK, jumlah jiwa = nihil. Jumlah pengungsi sebanyak  1.230 jiwa tersebar di 0 titik lokasi pengungsian.

Jakarta  Barat
Ketinggian air rata-rata 30-100 Cm. Area yang terdampak 4 kecamatan, 7 kelurahan, 37 RW, 176 RT, 16.285 KK, 52.468 Jiwa. Jumlah pengungsi sebanyak 2.830 jiwa yang tersebar di 6 titik lokasi pengungsian.

Jakarta  Utara
Ketinggian air rata-rata 10 -100 Cm. Area yang terdampak 1 kecamatan, 5 kelurahan, 17 RW, 92 RT, jumlah KK = nihil, 50 jiwa. Jumlah pengungsi sebanyak ; nihil, titik lokasi pengungsian nihil. [zul]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya