Berita

Sandra Dewi

Blitz

Sandra Dewi, Takut Ramalan Imlek

RABU, 29 JANUARI 2014 | 08:07 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Ada satu hal yang membuat artis cantik ini malas jika sudah menjelang perayaan Imlek. Pasalnya ia selalu diramal oleh kakeknya di setiap perayaan itu. Padahal Sandra mengaku tak suka diramal.

“Yang bikin aku paling malas adalah nanti kakek aku bilang, lahir tahun ini pasti gini, jodohnya aku begini. Tapi aku dengar saja, padahal aku nggak suka diramal,” ungkap Sandra.

Lebih lanjut, pemain film Tarzan ke Kota dan Langit ke-7 ini seperti emoh dipusingkan menyiapkan segala keperluan untuk Imlek akhir bulan ini. Ia  menyerahkan semua persiapan kepada ibunya.


“Nggak ada persiapan, aku serahkan ke orangtua mempersiapkan semuanya. Aku bilang ke mamaku semua kue harus ada,” katanya.

Kendati tak suka diramal saat perayaan Imlek, namun tetap saja ada satu yang diharapkan Sandra di hari itu. Apalagi kalau bukan mendapatkan jatah angpau.

“Yang ditunggu-tunggu angpau. Karena aku kan belum nikah, jadi masih dapat jatah,” cetus dara yang digosipin pacaran dengan pengusaha muda nan tajir bernama Edgard Schwannedgard itu.

Dan Sandra pun mengaku akan mengajak kekasih hati merayakan Imlek bersama keluarganya. Pasalnya, pria yang masih ia rahasiakan identitasnya itu tak merayakan perayaan Imlek bersama keluarganya.

Sandra pun curhat betapa dia kebingungan saat berlibur bersama keluarga ke Amerika pada tahun baru lalu. Pasalnya, baru seminggu berada di Negeri Paman Sam itu, ia sudah kehabisan uang tunai.

“Baru seminggu di sana uang tunai sudah abis. Aku di sana dua minggu. Jadinya aku yang minta-minta gitu ke mama,” ungkap dara kelahiran Pangkal Pinang ini.

Tidak banyak yang dibeli Sandra selama di Amerika. Ia hanya memborong sedikit oleh-oleh untuk kerabat di tanah air. “Kalau di Amerika itu aku agak kurang buat belanja-belanja kayak beli sepatu,” jelasnya. “Kalau aku belanja habisnya buat beli makanan. Aku sukanya makanan,” tutup Sandra. ***

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya