Berita

Nia Daniati

Blitz

Gara-gara WIL, Nia Gugat Cerai Farhat

RABU, 29 JANUARI 2014 | 09:31 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Sudah 7 tahun tak berhubungan intim. Sejak Farhat berniat poligami dan menalak cerai Nia yang tak mau dimadu.

Nia Daniati akhirnya menggugat cerai sang suami, Farhat Abbas. Lewat sang pengacara, Nia mengajukan gugatannya itu ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada Senin (27/1).

Kabar ini menjawab rentetan spekulasi terkait Farhat yakni adanya niat berpoligami, pernikahan siri serta kebiasaan mengoceh tidak baik tentang Nia.


“Benar sekali kita sudah memasukkan gugatan cerainya kemarin Senin,” ungkap pengacara Nia, Susanti Agustina kepada wartawan, kemarin.

Farhat dan Nia menikah pada awal 2002. Pernikahan mereka juga sempat bermasalah setelah pada 2005 Farhat mengaku telah menikah dengan janda dua anak. Namun, pada akhirnya, Farhat tetap memilih Nia.

“Dulu mbak Nia masih mau memertahankan rumah tangganya. Dia sebenarnya sudah mau selesai saja (cerai) rumah tangganya, tapi kita nasihati baik-baik, akhirnya kembali lagi.  Tapi kok sekarang malahan tambah parah. Ya, mbak Nia sudah capek dengan semuanya ini, makanya dia mau cerai secara baik-baik saja,” jelas Susanti.

Kabar Farhat sempat berencana untuk berpoligami rupanya benar adanya. Sebab, di 2006, Farhat pernah menalak cerai Nia lantaran tak mau dimadu. 

“Iya sudah ditalak dulu tahun 2006.  Ada pernyataan Farhat Abbas yang menyatakan talak cerai kepada Nia Daniaty dan dia bilang menceraikan Nia. Karena dulu Nia tidak mau dimadu. Tahun 2005 kan santer Farhat pernah menikah siri lagi,” jelas Susanti.

Meski masih tinggal satu atap di bilangan Kemang, Jakarta Selatan, namun Nia dan Farhat sudah tidak rukun.

 â€œSudah kurang lebih tujuh tahun ya kalau nggak salah. Tapi selama ini memang mereka masih satu rumah. Tapi memang sudah nggak ada hubungan (badan) sejak ada gosip menikah siri itu,” terang Susanti.

 Pelantun Gelas-Gelas Kaca ini tidak menampik, kehadiran wanita idaman lain (WIL) dalam rumah tangganya menjadi salah satu alasannya menggugat cerai Farhat.  

Menurut Susanti, Farhat punya WIL sejak 2005 hingga sekarang. Sayang, dia tidak membeberkan jelas WIL itu. Hanya saja belakangan santer diberitakan Farhat lengket sama jubirnya, Regina Andriane Saputri, yang sempat dipamerkan sudah bersuami.

“Yang dia bilang itu ada perempuan lain dari tahun 2005, 2006, dan sampai sekarang ternyata tidak ada perubahan,” ungkap Susanti.

Sejak Desember 2013, Farhat sudah jarang pulang ke rumah. Bahkan, menurut Susanti, Regina kerap ke rumah hanya untuk mengambil pakaian Farhat.

“Paling kalau pulang itu ya cuma ngambil baju saja si mas Farhatnya ya. Habis itu pergi lagi atau kadang si mas Farhat nyuruh asistennya (Regina) buat ngambil baju,” tandas Susanti.

 Ia tidak menampik kliennya sering terlibat percekcokan. Meski tidak mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), ucapan Farhat terhadap Nia sangat kasar. Makanya, acap kali menyulut perselisihan.

 â€œNggak ya. Kalau berantem saja paling omongannya mas Farhat kasar. Kalau KDRT nggak ada kok,” ungkap Susanti.

Dijelaskan, dalam permohonan gugatan cerai yang dilayangkan Nia tercantum hak asuh anak dalam pernikahan dan sebuah rumah. Rumah yang pernah disebut Farhat saat menalak cerai Nia pada 2006.

“Dalam permohonan cerai yang diajukan ada salah satu yang diminta, yaitu hak asuh. Karena anak mereka masih di bawah umur, 10 tahun, jadi masih berada di bawah pengasuhan ibunya,” terangnya.

“Dia (Farhat) bilang menceraikan Nia dengan harta rumah yang di Kemang untuk Nia Daniaty saja. Dan pernyataan itu sudah dilegalisir jadi kami bukan meminta harta gono-gini, tapi jelasnya kami hanya menindaklanjuti pernyataan Farhat Abbas,” sambung Susanti.

Farhat ternyata tak mau ambil pusing oleh keputusan bulat sang istri tersebut. Alasannya? Meski belum membeberkan masalah yang sebenarnya terjadi selama ini di rumah tangganya, Farhat siap menduda.

“Saat ini saya merasa seperti nggak punya istri, hanya punya artis,” kicau Farhat di twitter.

 Farhat menyatakan siap menjalani sidang cerainya nanti. Ia pun tak takut atas gugatan dari sang istri.”Jalani saja,” ungkap Farhat melalui SMS saat dihubungi wartawan.

 Namun, saat ditanya lebih lanjut, pengacara yang tengah bersiteru dengan Ahmad Dhani itu enggan menjawabnya. Dia beralasan, sedang berada di luar kota, sehingga tidak bisa menanggapi pertanyaan media mengenai gugatan cerai tersebut. ***

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya