Berita

ahmad rofiq/net

Ahmad Rofiq: Sejak Awal Hanura Sudah Siapkan Dana Saksi

SELASA, 28 JANUARI 2014 | 08:51 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) sudah menyiapkan dana saksi sejak awal.

Penegasan itu disampaikan Sekretaris Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Hanura, Ahmad Rofiq, saat dihubungi Rakyat  Merdeka Online pagi ini (Selasa, 28/1).

"Sejak awal (Hanura) telah menyiapkan diri terkait dana saksi. Jadi tidak ada problem terkait dengan itu," ujar Rofiq.


Meski begitu, Hanura tak mempersoalkan keputusan pemerintah yang akan menyiapkan pembiayaan saksi partai dari anggaran negara. Pasalnya, total anggaran yang disiapkan sebesar Rp 660 miliar akan berdampak positif.

"Khusus dengan dana saksi yang akan disediakan pemerintah, sebenarnya kalau mau diambil nilai positifnya adalah, dengan adanya dana saksi ini, maka dapat dipastikan seluruh partai akan mempunyai saksi di setiap TPS. Ini akan membuat proses Pemilu semakin transparan, sehat dan kondusif, politik jual beli suara akan semakin terkikis," beber Rofiq.

Karena itu, sambung Rofiq, polemik terkait dana saksi ini sebenarnya tidak terlalu penting untuk dibesar-besarkan.

"Pemerintah mempunyai tanggungjawab untuk turut serta mewujudkan proses demokrasi lebih berkualitas. Dan jika demokratisasi berjalan dengan transparan, tentu ini bisa membuat proses berbangsa dan bernegara akan semakin baik," tandasnya.

Makanya, Hanura tidak begitu fokus pada dana saksi dari pemerintah itu. "Yang jelas, Hanura sejak awal sudah menyiapkan (dana saksi). Dana saksi dari pemerintah jadi atau tidak, Hanura tidak fokus disitu," demikian mantan Ketua Umum DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM). [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Prabowo Apresiasi Rahmat Erwin Usai Raih Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Minggu, 27 September 2026 | 12:11

Partai Koalisi Bela Prabowo Mati-matian tapi Diam Saat Gibran Dikritik

Minggu, 27 September 2026 | 12:05

Daftar 10 Wilayah Terpanas 27 September 2026, Suhu Capai 37,4 Derajat

Minggu, 27 September 2026 | 11:57

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Spesifikasi Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di Indonesia, Baterai 6.000 mAh

Minggu, 27 September 2026 | 11:37

Indonesia Calonkan Diri untuk Kursi Tidak Tetap DK PBB Periode 2029-2030

Minggu, 27 September 2026 | 11:04

Tak Ada Satupun Partai Koalisi Pasang Badan saat Gibran Hadapi Gugatan Ijazah

Minggu, 27 September 2026 | 10:31

KPK Amankan Perhiasan Diduga Emas Saat Geledah Kanwil BPN Jatim

Minggu, 27 September 2026 | 10:17

Perang Abad 21 Sudah Dimulai, tapi Mukan di Medan Tempur

Minggu, 27 September 2026 | 10:05

Sugiono: RI Percaya PBB, Tapi Multilateralisme Harus Lebih Representatif dan Gesit

Minggu, 27 September 2026 | 09:27

Selengkapnya