Berita

jusuf kalla

Politik

JK: Tiga Hal Tidak Akan Bisa Diubah oleh Pemerintah

SENIN, 27 JANUARI 2014 | 12:03 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Wakil Presiden RI 2004-2009, Jusuf Kalla (JK), mengatakan sistem ekonomi suatu negara akan mengikuti sistem politik.

JK berbicara dalam "Standard Chartered Global Research Briefing 2014" di Hotel JW Marriot, kawasan Kuningan Jakarta Selatan, Senin pagi (27/1).

Dalam rilis yang dikirimkan Media Officer M. Jusuf Kalla, Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) itu sebutkan, era Presiden Soeharto yang bergaya politik otoriter menghasilkan ekonomi yang dikendalikan pemerintah. Suatu ideologi dan pemikiran-pemikiran seorang pemimpin akan berpengaruh pada kebijakan yang diambil.


Misalnya, lanjut dia, saat Bung Karno yang mencetuskan Trisakti yaitu ekonomi mandiri, politik berdaulat dan budaya yang bersifat nasional. Saat itu, banyak perusaahaan asing di Indonesia dinasionalisasi oleh pemerintah.

Namun, untuk kebijakan ekonomi dan politik di era reformasi, JK mengatakan ada tiga hal yang tidak akan bisa diubah oleh pemerintah  yaitu tidak akan kembali ke pemerintahan yang otoriter, tidak akan mengubah otonomi daerah, dan tidak akan mengubah media massa yang terbuka.

"Ini menjadi bagian dalam dinamika politik ke depan," ujar JK. [ald]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya