Berita

Komisi VII Setuju TDL Naik

MINGGU, 26 JANUARI 2014 | 08:46 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Komisi VII DPR RI setuju dengan kenaikan harga tarif dasar listrik (TDL).

Namun pesetujuan itu menurut Ketua Komisi VII DPR Fraksi Demokrat, Sutan Bhatoegana, harus diikuti dengan sejumlah persyaratan.
 
"Salah satunya, agar kenaikan tarif harus sesuai dikuti dengan sejumlah penghematan-penghematan anggaran di PLN," ujar Sutan dilansir dari JPNN, Minggu (26/1).


Sebelumnya Anggota Komisi VII DPR Fraksi Golkar, Satya Wira Yudha mengatakan, kenaikan TDL memang sudah seharusnya dilakukan. Karena tidak tepat, perusahaan besar yang memang memiliki pendapatan besar justru banyak mendapatkan subsidi listrik.

"Langkah pemerintah yang mencabut subsidi listrik melalui penyesuaian tarif tenaga listrik untuk golongan industri tertentu sudah tepat," katanya.

Dia menilai, pencabutan subsidi tersebut sudah sesuai dengan amanah Undang Undang Nomor 23 Tahun 2013 tentang APBN. Dalam UU tersebut dipaparkan bahwa Subsidi Listrik dalam Tahun Anggaran 2014 direncanakan sebesar Rp 71,36 triliun. "Angka ini mengalami penurunan 28,6 persen dari alokasi APBN-P 2013 yang dianggarkan Rp99,9 triliun. Ini sudah sesuai dengan APBN 2014," ungkapnya.

Satya mengakui, ada dampak inflasi akibat pencabutan subsidi untuk golongan I-3 dan I-4, tetapi jumlahnya tidak akan terlalu besar. Dia yakin, pengusaha bisa mengantisipasi kebijakan kenaikan TDL. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya