Berita

Dua Badut IA ITB Berhasil Menghibur Anak Korban Banjir

MINGGU, 26 JANUARI 2014 | 06:57 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Bantuan banjir yang melulu berupa makanan akan membuat stok makanan melimpah dan tidak efektif. Perlu ada bantuan yang sifatnya non materi seperti hiburan. Terlebih, banyak diantara korban banjir yang mengungsi merupakan anak-anak.

Untuk itu, pada Sabtu sore (25/1), sekelompok orang dari Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA ITB) menyambangi korban banjir Jakarta tidak hanya membawa sumbangan materi seperti uang, sandang dan pangan. Tapi juga membawa dua badut untuk menghibur anak-anak korban banjir.

Anak-anak warga Kampung Dalam RT 007/01 Cawang, Kramatjati, Jakarta Timur, yang rumahnya terendam air setinggi tiga meter karena luapan Kali Ciliwung itu, nampak antusias menyaksikan pertunjukan badut yang dihelat di plataran parkir salah satu supermarket tempat korban banjir mengungsi. Gema tawa yang diteriakan anak-anak tersebut seakan telah mampu melupakan kesedihan yang mereka alami.


"Memberi permainan kepada anak-anak sangat dibutuhkan untuk membantu mereka melupakan bencana yang terjadi saat ini," ujar Ketua Ikatan Alumni ITB Jakarta Hendry Harmen dalam rilis yang diterima redaksi, Minggu, (26/1).

Terlepas dari hal itu, Hendry berharap banjir yang melanda negeri ini, khususnya Jakarta, bisa segera ditanggulangi. Semua komponen bangsa, baik itu pemerintah maupun rakyat, diharapkan bisa saling bahu-membahu menyelesaikan permasalahan di musim penghujan tersebut.

"Kami berharap, kejadian banjir ini tidak berulang tiap tahun tanpa ada penyelesaian. Oleh karena itu, pemerintah, masyarakat dan semua komponen bangsa ini harus duduk bersama memikirkan solusi terbaik," tandasnya. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya