Berita

Indonesia Jadi Negara Maju Jika...

KAMIS, 23 JANUARI 2014 | 21:08 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Jika Indonesia ingin menjadi negara maju, pemerintah harus dapat mengurangi permasalahan sosial yang ada. Selama permasalahan sosial tidak dapat dikurangi, maka selamanya Indonesia akan berada dalam status negara berkembang.

Begitu diungkap pengamat sosial Karina Soerbakti kepada wartawan di Jakarta (Kamis, 23/1). Menurut Karina, permasalahan sosial yang terjadi erat kaitannya dengan perekonomian.

"Oleh sebab itu, pemerintah harus bekerja lebih keras meningkatkan perekonomian sehingga dampak positifnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat," kata Karina.


Menurutnya, salah satu cara untuk meningkatkan perekonomian adalah dengan mengembangkan industri kreatif. Banyak potensi industri kreatif yang dapat dikembangkan agar perekonomian nasional dapat meningkat. Contohnya seperti menggiatkan industri kerajinan, perfilman dan musik tanah air.

"Bila kita melihat perkembangan ekonomi yang mampu diraih Korea Selatan saat ini, tentu tidak dapat dilepaskan dari kegiatan ekonomi kreatif nya. Pemerintahnya sangat mendukung melalui kebijakan-kebijakan yang dilahirkan. Hasilnya dapat dirasakan sekarang, perekonomian mereka meningkat signifikan. Selain itu, musik dan filmnya pun telah mewabah ke seluruh dunia," paparnya.

Pemerintah sendiri terus berupaya mengembangkan industri kreatif. Sebelumnya Wakil Menteri Perindustrian Alex SW Retraubun mengatakan bahwa industri kreatif dapat menjadi sumber ekonomi bernilai tinggi dan mempunyai masa depan menjanjikan jika dikembangkan.[dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya