Berita

martin hutabarat/net

Politik

Gerindra: Putusan MK Tidak Menimbulkan Persoalan Baru

KAMIS, 23 JANUARI 2014 | 19:02 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Partai Gerindra mendukung keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mewajibkan pemilu serentak baru bisa dilakukan pada tahun 2019.

"Sebab, ini tidak menimbulkan gejolak atau masalah baru yang merepotkan kita semua, meskipun uji materinya diterima," kata politisi gaek Partai Gerindra, Martin Hutabarat, kepada Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu (Kamis, 23/1).  

Pendeknya, kata Martin, itulah keputusan yang pas untuk membangun sistem yang baru, tanpa harus mengundang masalah baru. Dapat dibayangkan betapa banyaknya persoalan yang muncul apabila gugatan Effendi Gazali ini diterima MK dan harus dilaksanakan pada pemilu tahun 2014 ini juga.


"Andaikata pun pemilunya diundur 2-3 bulan, tetap saja akan banyak masalah yang muncul yang berpotensi mengacaukan pemilu 2014," jelasnya.

Jika pemilu serentak harus tahun ini, UU atau aturan-aturan yang terkait dengan hal tersebut sulit dapat dibuat dalam waktu dekat, begitu juga soal logistiknya akan menimbulkan banyak masalah karena surat suara untuk pemilu legislatif tanggal 9 April 2014 ini sudah selesai dicetak.

"Gerindra mendukung keputusan MK ini yang menunda pelaksanaan pemilu bersama menjadi tahun 2019 karena tidak menimbulkan dampak politik dan sosial yang luas," tandasnya. [ald]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya