Berita

Cut Tari

Blitz

Yusuf Tahu Dirjen Selingkuhan Tari

KAMIS, 23 JANUARI 2014 | 10:28 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Keukeuh alasan bercerai karena sudah tidak harmonis. Bukan karena perselingkuhan atau kabar bahwa Yusuf seorang gay.

Cut Tari dan Ricco Tirtaputra Gani alias Johannes Yusuf Subrata menjalani sidang perceraian perdana di Pengadilan Agama Jakarta Timur, kemarin. Sayang keduanya kompak absen. Yusuf diwakilkan pengacara, Michel Stanly. Sedangkan Tari misterius, tidak diwakili siapapun. Sidang lanjutan digelar pada 5 Februari depan.

“Pak Yusuf ingin menghadiri tapi karena posisi di luar kota jadi nggak bisa. Mungkin sidang selanjutnya dia akan hadir. Dipanggil itu kan wajib hadir,” ujar Stanly.
“Kalau Tari, nggak ada konfirmasinya,” imbuhnya. 

“Kalau Tari, nggak ada konfirmasinya,” imbuhnya. 

Sebelum sidang digelar, Tari diketahui sempat berkonsultasi hukum dengan sahabatnya, pengacara Malik Bawazier. Tari lantas memilih mengurusi persidangan sendiri. “Tari jalan sendiri selama sidang cerainya,” kata Malik.

“Tari sudah sangat memahami keadaannya. Secara agama, Tari juga sudah dijatuhi talak,” tambah suami artis Cut Keke ini.

Malik menyatakan, ibu satu anak tersebut hanya pasrah karena sebelumnya ada kesepakatan tertulis yang ditandatangani Tari dan Yusuf sejak satu tahun lalu.

“Tidak ada hak yang diperebutkan juga sehingga Tari tetap tenang dan mengurusi sendiri sidang cerainya,” cetus Malik.

Meski sudah dalam proses sidang cerai, Yusuf dan Tari masih melakukan komunikasi demi anak mereka. Tampaknya tidak akan ada permasalahan mengenai hak asuh ataupun harta gono-gini.

Yang ramai justru bumbu gosip di balik perceraian. Beberapa hari ini santer disebut Tari ada hubungan spesial dengan seorang Direktur Jenderal (Dirjen) di sebuah lembaga negara.

Toh gosip ini nggak bikin Yusuf pusing. Rupanya, ia sudah terbiasa dengan gosip kedekatan Tari dengan Dirjen dan pria lain itu.

“Kabar itu akan kami jawab ketika sidang nanti,” kata Michel Stanly.

Yusuf, sebut Stanly, tidak pernah mengenal sosok si Dirjen seperti yang ramai diberitakan belakangan ini. “Kalau dengar, Pak Yusuf pasti tahu. Cuma beliau bijak dan tidak mau menanggapi berlebihan. Itu kan sudah biasa kabarnya,” jelas Stanly.

Yusuf juga tidak ada keinginan mencari tahu soal kebenaran kabar kedekatan Tari dengan si Dirjen atau aktor Richard Kevin. “Pak Yusuf santai saja dengar kabar itu,” ucapnya.

Ditegaskan lagi, Yusuf tak pernah menyinggung soal orang ketiga dalam rumah tangganya. “Orang ketiga nggak ada sama sekali. Alasan utama (bercerai) karena rumah tangga kurang harmonis,” jelas Stanly.

Sayangnya, Yusuf enggan menjelaskan secara gamblang penyebab utama kemelut pernikahan yang 10 tahun telah dibina.

“Nggak ada, omongan seperti itu. Memang di sini kami tegaskan perpisahan Pak Yusuf dan Cut Tari murni masalah rumah tangga. Nggak ada sangkut paut orang ketiga,” tegas Stanly.

Bahkan, saat Yusuf diisukan sebagai pria gay, Stanly menyatakan, kliennya menanggapi kabar itu dengan tenang. “Pak Yusuf santai saja saat diisukan gay. Biasa saja, karena dia bukan seperti itu,” katanya.

Dia juga membantah jika penyebab Yusuf menggugat cerai Tari karena kasus video asusila sang istri dengan Nazriel Irham alias Ariel.

“Nggak lah, itu sudah lama. Karena sakit hati? Itu juga tidak. Kalau masalah tidak harmonis kan karena cek-cok dan nggak nyaman,” tuturnya lagi.

Yang pasti, semua penyebab Yusuf menceraikan Tari bisa diketahui dari proses persidangan. Dan sejauh ini, meski keduanya sudah cukup lama tak tinggal satu atap, hubungan mereka tetap baik. “Sikapnya juga biasa. Cuma kemarin kan jadi suami istri, sekarang jadi teman biasa saja,” tukas Stanly. ***

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya