Berita

sby/setkab.go.id

Politik

Ironis, SBY Lagi-lagi Bertindak Tidak Tegas

SELASA, 21 JANUARI 2014 | 22:21 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Mahasiswa yang tergabung dalam Front Mahasiswa Nasional mengecam tindakan lamban Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam menangani kasus Erwiana, TKW asal Ngawi, Jawa Timur, yang disiksa oleh majikannya di Hongkong. Kasus Erwiana sudah mulai menguak ke publik sejak 9 Februari 2014, tapi Presiden SBY baru angkat bicara soal Erwiana hari ini.

"Kami kecewa atas lambannya Presiden dalam penanganan kasus Erwiana," kata Sekjen FMN, Muh. Hasan Harry Sandy, sesaat tadi (Selasa, 21/1).

Boleh saja SBY berbicara langsung melalui telepon dengan Erwiana dan keluarga di sela rapat kabinet membahas banjir Jakarta pagi tadi. Namun disesalkan Hasan Harry, dalam pembicaraan tersebut SBY hanya menyampaikan rasa “keprihatinan” atas tindak kejahatan yang dialami oleh Erwiana. SBY menyuruh Erwiana beserta keluarga tabah menghadapi masalahnya.


"Ironis, SBY lagi-lagi tidak menunjukkan sikap tegasnya selaku Kepala Negara atas penganiayaan yang dialami Erwiana. Presiden SBY juga tidak menyampaikan bentuk advokasi untuk memperjuangkan kasus Erwiana sehingga majikan pelaku kekerasan terhadap Erwiana dapat ditindak secara tegas dengan harapan tidak ada lagi Erwiana-Erwiana lainnya," imbuh dia.

Kelambanan respon Presiden SBY terhadap kasus Erwiana, kata dia, menunjukan ketidakseriusan pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada buruh migran.

"Secara politik, perjuangan buruh migran yang secara cepat merespon dan berjuang untuk keadilan Erwiana lebih terhomat daripada Presiden," demikian Hasan Harry.[dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya