Berita

net

Politik

Polisi Hongkong Tangkap Majikan Pelaku Kekerasan TKI

SENIN, 20 JANUARI 2014 | 21:12 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Majikan pelaku kekerasan terhadap TKI asal Ngawi, Jawa Timur, Erwiana Sulistyaningsih, sudah ditahan petugas keamanan Hongkong. Kabar penahanan pelaku yang bernama Law Wan Tung disampaikan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Moh Jumhur Hidayat.

"Sekitar 3 jam yang lalu saya dikabari bahwa pengguna jasa (user) yang melakukan kekerasan itu sudah ditahan saat mau melarikan diri ke luar Hongkong," kata Jumhur kepada redaksi sesaat tadi (Senin, 20/1).

Law Wan Tung ditangkap di bandara di Hongkong. Ketatnya pengawasan yang dilakukan kepolisian Hongkong di bandara membuat pelaku gagal melarikan diri meninggalkan Hongkong.


Jumhur menyampaikan pihaknya terus berupaya membantu penanganan kasus Erwiana segera selesai. Saat menginformasikan penahanan Law Wan Tung, Jumhur sedang berada di Solo untuk menempuh perjalanan menuju Sragen bersama sejumlah polisi Hongkong, pejabat Kementerian Perburuhan Hongkong, KJRI Hongkong, dan pejabat Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi guna melihat dan memeriksa langsung kondisi Erwiana.

Kedatangan polisi Hongkong tersebut adalah untuk mempersiapkan berkas penuntutan dan juga kemungkinan untuk mendatangkan Erwiana kembali ke Hongkong sebagai saksi korban.

"Saya menyambut baik kedatangan polisi Hongkong ini karena menunjukkan keseriusan dalam mencari keadilan bagi Erwiana," demikian Jumhur.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya