Berita

sby/net

Politik

HRM: SBY Presiden Tak Berperasaan

SENIN, 20 JANUARI 2014 | 15:51 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Sikap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang lebih memilih pergi ke Bali daripada mengunjungi korban banjir dan bencana lainnya yang menimpa rakyat di berbagai tempat, sangat disesalkan.

Aktivis Petisi 28, Haris Rusli Moti menyebut langkah SBY yang terbang ke Bali dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum Partai Demokrat untuk melakukan konsolidasi tertutup dengan kader Partai Demokrat di Bali menjadi bukti SBY tidak punya perasaan dan empati kepada rakyat.

"Sebagai Presiden, SBY adalah pemimpin negara yang tak berperasaan, tega dan sadis, meninggalkan rakyatnya yang sedang dilanda bencana," kata dia dalam pesan elektroniknya sesaat lalu (Senin, 20/1).


Haris tak habis pikir Presiden SBY dengan tanpa rasa bersalah melepas tanggungjawabnya sebagai Kepala Negara dengan terbang ke Bali mengurus Partai Demokrat untuk perebutan kekuasaan pada pemilu. Padahal sebagai Kepala Negara sudah semestinya SBY lebih mengutamakan kepentingan bangsa dan Negara, bukan kepentingan pribadi atau partainya.

Saat ini, kata Haris, ada banyak rakyat yang tidur di emperan tokoh dam rel kereta, sebagian Langsia dan bayi menderita kedinginan dan sakit-sakitan hidup di atas tenda pengungsian. Di Kota  Manado dan Tanah Karo Sumut sebagian rakyatnya kehilangan sanak saudara, kehilangan tempat tinggal digulung musibah.

"Seluruh bencana yang telah menjadikan rakyat sebagai tumbal dan korban sesungguhnya disebabkan kejahatan elite politik khianat, elite pemerintahan maling, parpol yang korup, merusak alam dan mengkhianati rakyat. Namun, lagi-lagi rakyat kecil yang disalahkan, dianggap penyebab banjir karena bermukim di pinggir kali dan digusur," demikian HRM, Haris Rusli Moti.[dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya