Berita

Politik

Demokrat: Rakyat Tak Akan Gubris Serangan ke SBY

SENIN, 20 JANUARI 2014 | 15:33 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Serangan yang dilakukan sejumlah partai politik kepada Partai Demokrat, Presiden SBY dan keluarga bertujuan untuk menaikkan popularitas. Karenanya, bintang mercy meyakini serangan tersebut tidak akan berpengaruh terhadap pemerintahan.

"Isu menghantam partai demokrat, SBY dan keluarga adalah langkah paling mudah untuk menaikkan popularitas partai politik (parpol) lain atupuan kelompok yang memposisikan diri berseberangan dengan SBY. Kami yakin rakyat tidak akan menggubris itu," kata Sekretaris Departemen Penegakan Hukum DPP Partai Demokrat Jemmy Setiawan dalam keterangan persnya yang diterima redaksi, sesaat tadi (Senin (20/1).

Berbagai isu yang dilontarkan beberapa partai lain semakin menunjukkan kualitas berpolitik yang tidak sehat. Mereka, kata Jemmy, bukan membangun optimisme tetapi menebar benih pertarungan di arena politik jelang Pemilu 9 April.


"Buat kami menjaga pemerintahan yang sah adalah keharusan. Sedangkan menjaga eksistensi partai adalah hal yang wajib. Meskipun kami tak pungkiri banyak badai yang di sebabkan lahir dari internal partai kami sendiri," ungkapnya.

Ditambahkan Jemmy, tak masalah partai politik lain berlomba-lomba menguasai opini di media untuk menyampaikan serangannya. Namun, rakyat akan tersenyum atas program-program pro rakyat yang selama ini sudah dijalankan pemerintah.

"Kami yakin seyakinnya rakyat di Dusun, Desa tidak akan terpengaruh dengan opini yang menyesatkan dari sekelompok orang atau parpol tertentu," demikian Jemmy, Calon DPR RI dari Partai Demokrat Daerah Pemilihan DI Yogyakarta.[dem] 

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya