Berita

net

Politik

Tiga Kesepakatan Atasi Banjir DKI

SENIN, 20 JANUARI 2014 | 14:27 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Tiga pimpinan wilayah yakni Provinsi Jawa Barat, DKI dan Banten bersama jajaran Kementerian Pekerjaa Umum (PU) menggelar pertemuan di sekitar Bendung Katulampa Bogor, Senin (20/1). Dalam pertemuan disepakati tiga hal untuk mengatasi banjir di Jakarta.

"Pertama, kita akan buat Waduk Ciawi dan Sukamaju. Pengerjaan kedua waduk dimulai tahun 2015," kata Direktur Jenderal (Dirjen) Sumber Daya Air (SDA) Kementerian PU, Muhammad Yunus, yang hadir dalam pertemuan kepada wartawan melalui sambungan telepon, sesaat tadi.

Menurut Muhammad Yunus, pengerjaan waduk Ciawi dan Sukamaju akan menggunakan APBN dengan kebutuhan anggaran lebih dari Rp 1 triliun. Gubernur DKI Joko Widodo, Gubernur Jawa Barat Ahamad Heryawan, pejabat Pemprov Banten dan Bupati Bogor Rahmat Yasin serta pejabat Kementeria PU yang hadir dalam pertemuan sepaham bahwa kedua waduk akan menjadi lokasi parkir air di hulu Ciliwung, yang akan meminimalisir datangnya air bah ke Ibukota.


Kesepakatan kedua, lanjut Muhammad Yunus, membuat sodetan air dari kali ruas Bogor ke Sungai Cisadane, Tangerang. Sodetan diharapkan akan mengurangi debet air dari hulu yang masuk ke kali yang ada di Jakarta.

Kesepakatan lainnya, akan dilakukan pembenahan 150 situ yang masuk dalam wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane. Selama ini situ-situ diurus oleh Pemerintah Pusat, namun ke depan akan diserahkan ke pemerintah kota/kabupaten. Penyerahan kewenangan akan diatur melalui Peraturan Menteri.

"Ini semacam desentralisasi situ-situ. Anggarannya dari APBN dan dari yang lain-lainnya," demikian Muhammad Yusuf.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya