Berita

Ali Masykur Musa Tokoh Perubahan 2014

MINGGU, 19 JANUARI 2014 | 21:43 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Calon Presiden Konvensi Partai Demokrat Ali Masykur Musa terpilih sebagai salah satu figur baru yang didaulat sebagai tokoh perubahan 2014 versi Lembaga Pemilih Indonesia (LPI).

"Pada kategori pemimpin baru, ada beberapa bintang baru yang masuk sebagai tokoh perubahan, salah satunya Cak Ali Masykur Musa," ujar Direktur LPI Boni Hargens, saat memaparkan hasil survey di Cikini Jakarta, Minggu (19/1).

Boni menjelaskan, berdasar kajian survey, Cak Ali dinilai pantas masuk karena mayoritas narasumber menganggap Cak Ali mempunyai kekuatan sebagai tokoh muda NU yg mampu menyeimbangkan aspek tradisionalisme budaya Islam dan modernitas sebagai pejabat negara.


"Seperti yang sudah kita ketahui bersama, Cak Ali memiliki ikatan yang sangat kuat dengan NU. Diantara banyak warga NU, sosok Cak Ali mampu menggambarkan NU yang modern dan terbukti mampu menjadi pejabat negara yang mampu mengemban tugas dengan baik," jelasnya.

Selain itu, menurut Boni, Cak Ali yang dalam survey ini mendapatkan skor 6,2 ini dianggap sebagai sosok yang konsisten menebar konsep persatuan di tengah keberagaman Indonesia.

"Menurut pandangan kami, Cak Ali juga mampu tampil sebagai figur perubahan yang bisa menjamin integrasi sosial di Indonesia karena keteguhannya dalam pengamalan Pancasila sebagai ideologi bangsa. Cak Ali sebagai anak ideologis Gus Dur juga kami pantau konsisten memperjuangkan pluralisme," terangnya.

Penilaian terhadap para figur berdasar pada aspek ideologi, tindakan dan program konkrit yang akan dilakukan atau sudah dilakukan untuk menciptakan perubahan. Juga aspek prestasi konkrit untuk memberikan perubahan. Survey dilakukan secara kualitatif. Tokoh lainya adalah Jokowi (7,06), Abraham Samad (6,8). Itulah pendatang baru tokoh politik perubahan Indonesia.[dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya