Berita

ilustrasi/net

Dunia

Konvoi Tentara Pakistan Diserang Taliban, 20 Tewas

MINGGU, 19 JANUARI 2014 | 17:50 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sebanyak 20 tentara Pakistan tewas akibat ledakan yang mengenai iringan mereka di kota Bannu, di wilayah barat laut, pada Minggu (19/1). Sementara lebih dari 30 tentara lain mengalami luka-luka.

Iring-iringan militer ini sedianya akan bertolak meninggalkan kota tanpa hukum di perbatasan Afganistan, Waziristan Utara, yang saat ini masih dikuasai kelompok milisi.

"Belum jelas apakah itu serangan bom bunuh diri atau bom rakitan," ujar salah satu sumber yang kepada BBC tidak mau disebutkan namanya (Minggu, 19/1). Sumber tersebut juga menyatakan bahwa para tentara itu bepergian dengan kendaraan sipil yang disewa untuk mengangkut mereka dari Waziristan Utara ke Razmak.


Kelompok Taliban Pakistan mengaku bertanggung jawab atas ledakan itu. Kelompok tersebut sebelumnya memang bersumpah akan melakukan serangan terhadap pasukan keamanan setelah memilih pemimpin garis keras Mullah Faslullah pada akhir tahun lalu.

"Dengan rahmat Allah kami menyatakan bertanggung jawab atas kejadian ini. Tentara adalah musuh kami. Kami akan melakukan lebih banyak sersangan seperti ini lagi," kata jurubicara Taliban, Shahidullah Shahid. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya