Berita

posko kmsu jakarta

Nusantara

Mahasiswa Asal Sumut di Jakarta Galang Dana untuk Korban Sinabung

MINGGU, 19 JANUARI 2014 | 15:10 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Melihat kondisi bencana Gunungapi Sinabung di Tanah Karo, Sumatera Utara yang terus erupsi, dan bertambahnya jumlah pengungsi hingga 27 ribu jiwa membuat mahasiswa dan pelajar asal Sumut yang tinggal di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) turun ke jalan.

Mahasiswa yang tergabung dalam Komunitas Mahasiswa Sumatera Utara (KMSU) Jakarta ini menggalang dana untuk korban Sinabung.

"Kita belum terlambat. Apalagi pemerintah pusat terlihat kurang serius menangani korban Sinabung ini," ujar Ketua KMSU Jakarta Riduan Dalimunthe di Jakarta, Minggu (19/1).


Menurut dia, bencana yang sudah berbulan-bulan ini sudah layak ditetapkan sebagai bencana nasional.

"Kita ingin bencana ini ditangani juga secara nasional. Ini menyangkut kemanusian, tinggalkan saja pendapat-pendapat politik yang berkembang," terangnya.

Untuk sementara, kata Riduan, pihaknya baru menggalang dana di Jakarta, Tangerang Selatan dan Depok. Posko sendiri mereka dirikan di depan Masjid Fathullah tepatnya di depan kampus UIN Syarifhidyatullah Jakarta, Ciputat.

"Musibah Sinabung juga musibah kita, musibah Indonesia. Pengungsi Sinabung membutuhkan uluran tangan kita," ungkapnya.

Jelas mahasiswa hukum pasca Universitas Muhammadiyah Jakarta ini, penggalangan dana yang baru berjalan selama tiga hari ini nantinya akan diberikan langsung kepada korban Sinabung di Tanah Karo, atau kepada lembaga resmi yang menampung bantuan.

Riduan menambahkan, kepada masyarakat luas, khususnya masyarakat DKI Jakarta yang ingin membantu saudara-saudara kita di Tanah Karo bisa menyalurkan bantuan langsung melalui posko atau memalui rekening bank Mandiri 164-00-0055402-4 A.n: Komunitas Mahasiswa Sumatra Utara. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya