Berita

Sadar akan Dikritik, SBY akan Terbang ke Sinabung

SABTU, 18 JANUARI 2014 | 01:37 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terus memantau penanganan bencana banjir di Jakarta dan Manado, serta bencana erupsi Gunung Sinabung di Karo, Sumatera Utara dari hari ke hari, termasuk saat beliau dijadwalkan meluncurkan bukunya Selalu Ada Pilihan Jumat malam, (17/1).

"Tadi siang saya telepon Gubernur Sumut, Gubernur Sulut, Gubernur Jakarta dan Kepala BNPB. Semua tengah melaksanakan tugasnya,” ujar Presiden SBY dalam pidato peluncuran buku Selalu Ada Pilihan di ruang Assembly Hall, Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, beberapa saat tadi.

Presiden dan Ibu Negara sudah pernah menjenguk para pengungsi Sinabung pada bulan September 2010 lalu. “Insya Allah saya akan berkunjung kembali ke Sinabung dan untuk sementara logistik juga kita tambah,” sambung dia.


Presiden SBY sadar bahwa mungkin ada yang akan berkomentar nyinyir atau negatif atas buku ini dengan menganggapnya “SBY hanya curhat.” Atas ini semua, Presiden menegaskan, “Saya telah memilih opsi dan telah memutuskan. Lebih baik saya menerima saja komentar miring seperti itu, dari pada saya harus menyia-nyiakan kesempatan sejarah untuk menulis sesuatu, yang saya yakini akan berguna bagi banyak pihak.”

Sebelumnya dalam kesempatan yang sama, Presiden mengakui ada yang mempertanyakan waktu peluncuran buku tersebut. "Tadi pagi ada SMS dari seorang teman, mengucapkan selamat atas peluncuran buku ini. Cuma timing-nya kenapa pada saat ada banjir," ujar Presiden SBY.

SBY menjelaskan, buku ini sedianya akan diluncurkan pada akhir Desember 2013. Tapi harus ditunda karena dia harus menangani sejumlah pekerjaan, antara lain mengelola perekonomian akibat tekanan ekonomi global, persiapan akhir BPJS Kesehatan sebelum diimplementasikan mulai tanggal 1 Januari 2014 lalu.

"JCC memberi waktu baru, tanggal 17 Januari 2014. Hari ini, satu-satunya hari yang ada," ungkapnya. zul

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya