Berita

net

Politik

Janji SBY untuk Orang Miskin Belum Terbukti

JUMAT, 17 JANUARI 2014 | 17:35 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

R‎MOL.  Komite Aksi Jaminan Sosial (KAJS) meminta kesungguhan pemerintah dalam menjalankan program jaminan kesehatan seluruh rakyat melalui BPJS Kesehatan, tidak sebatas lip service semata.

"Faktanya di lapangan masih banyak orang miskin yang ditolak berobat oleh rumah sakit/klinik. Mayoritas peserta JPK Jamsostek tidak bisa berobat di rumah sakit/klinik. Sementara pasien BPJS Kesehatan mengalami pembatasan obat," ujar Sekjen Komite Aksi Jaminan Sosial (KAJS) Said Iqbal kepda redaksi (Jumat, 17/1).

Said Iqbal meminta Presiden SBY memenuhi ucapannya di Istana Bogor pada 31 Desember 2013 bahwa per 1 Januari 2014 tidak boleh ada lagi orang miskin yang ditolak berobat di RS.


Selain itu, dia meminta agar Presiden SBY menambah anggaran Penerima Bantuan Iuran (PBI) dalam Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan menjadi untuk Rp 96,7-100,8 juta orang miskin. Karena faktanya, saat ini masih ada 10,3 juta orang miskin tidak masuk PBI dan tidak dicover Jamkesda.

"Khusus untuk pekerja swasta yang membayar iuran, provider rumah sakit/klinik BPJS Kesehatan harus menambah kerjasamanya dengan pihak swasta. Tidak hanya menggunakan provider RSUD, puskesmas,dan RS pemerintah," demikian Iqbal.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya