Berita

rizal ramli/rmol

Politik

Rizal Ramli Cari Dukungan Rakyat Sebelum Diusung Partai

JUMAT, 17 JANUARI 2014 | 08:48 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Ketua Umum Aliansi Rakyat untuk Perubahan (ARUP) Rizal Ramli mengatakan, hanya setengah masyarakat Indonesia yang suka dengan partai pilitik, sementara setengah lainnya bersikap sebaliknya.

"50 persen rakyat kita tidak doyan. Penyebabnya sendiri karena banyak sekarang partai hanya memperjuangkan dirinya sendiri, kelompok dan tidak amanah," ujar Rizal usai menjadi pembicara seminar di Universitas Bung Hatta (UBH) Padang, (Kamis, 16/1).

Menurut ekenom senior sekaligus menko perekonomian era Gus Dur ini, kekuatan perubahan sebenarnya terletak pada dukungan rakyat, bukanlah partai politik. Untuk itu, dirinya ingin maju sebagai capres yang didukungan rakyat sebelum diusung partai.


"Makanya harus dibuat konvensi rakyat untuk penjaringan capres tersebut," ujar Rizal yang juga salah satu peserta capres konvensi rakyat.

Namun begitu, dengan amanat konstitusi, partai politik diperlukan sebagai syarat mengusung capres, tetapi dukungan rakyat yang harus diperhitungkan terlebih dahulu.

"Kalau partai pengusungnya saja hanya 3 persen, lalu calonnya juga rendah, bagaimana ? Bukannya tidak mementingkan kendaraan partai, tapi carilah dulu dukungan rakyat, kalau elektabilitas sudah tinggi, nanti pasti ada saja partai yang dukung," tegas tokoh perubahan ini. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya