Berita

Fahri Hamzah

Demokrat: Fahri Hamzah Tidak Paham Hukum

JUMAT, 17 JANUARI 2014 | 01:57 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Partai Demokrat tak terima sikap Fahri Hamzah yang getol mendesak KPK agar memeriksa Edhie Baskoro Yudhoyono dalam kasus Hambalang. Partai Demokrat mengingatkan politisi PKS itu untuk fokus mengurus dapur partainya sendiri ketimbang mengurus dapur milik partai lain.

"Sebaiknya Fahri Hamzah tidak perlu berkoar-koar di media. Fokus saja mengurusi kasus impor," kata Sekretaris Departemen Penegakan Hukum DPP Partai Demokrat Jemmy Setiawan dalam siaran persnya (Kamis, 16/1).

Dikatakan Jemmy, lebih baik Fahri Hamzah tetap menjaga moralitasnya agar tidak tergoda oleh hal-hal yang tidak baik seperti mendorong-dorong KPK.


Dijelaskannya, sikap miring Fahri Hamzah yang merupakan anggota Komisi III DPR terhadap KPK menunjukkan bahwa Fahri punya masalah dengan Demokrat. Tindakan Fahri itu menempatkan dia sudah masuki persoalan internal Partai Demokrat.

"Kenapa getol desak Ibas di panggil KPK. Ada masalah apa diantara Fahri dengan Demokrat?" tanya Jemmy.

Jemmy tak habis pikir kenapa Fahri bertindak seperti itu padahal sebagai anggota Komisi Hukum DPR RI harusnya dia paham hukum. Seorang penyidik KPK dalam melaksanakan tugasnya diatur oleh koridor. Artinya, penyidik KPK terikat pada peraturan perundang-undanagan dan ketentuan yang berlaku dalam menjalankan fungsinya sebagai penyidik.

"Biarkan KPK bekerja. Jangan mengintervensi KPK karena KPK sudah punya logika hukum yang pasti dan diatur dalam prosedurnya," ungkap Jemmy.

Jemmy menengarai tindakan Fahri itu untuk menggembosi suara Demokrat di pemilu 2014.

"Jangan mengunakan melakukan black campain terhadap Demokrat dengan cara menyerang Sekjend kami,” pungkas Jemmy.[dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya