Berita

ilustrasi

Sah-sah Saja Parpol Gunakan Icon Gus Dur

JUMAT, 17 JANUARI 2014 | 00:13 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Jelang Pemilu 2014, sejumlah partai politik mendadak mempolitisasi sosok Abdurrahman Wahid alias Gus Dur. Mengaku memiliki hubungan erat dengan Gus Dur baik secara historis maupun genetik, partai politik ingin elektabilitasnya naik.

Pengamat politik UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto menilai, Gus Dur memang menjadi ikon dari NU dan memiliki karisma yang sangat mengakar dalam komunitas Nahdliyin. Karenanya tidak terhindarkan ikon Gus Dur dipolitisasi oleh partai politik.

"Sebenarnya sah-sah saja orang menyangkut-nyangkutkan diri atau partinya dengan Gus Dur, tapi selama itu proporsional. Hal serupa juga terjadi pada sosok Soekarno," katanya dalam diskusi Bulanan Persatuan Wartawan Indonesia Reformasi (PWIR) dengan tema Pemilu 2014 dan Masa Depan Polik Kita di Condet Jakarta Timur (Kamis, 16/1).


Gun Gun menilai, tokoh-tokoh besar seperti Gus Dur mempunyai pengaruh besar yang dapat diusung dalam aktivitas partai politik. Namun, Gun Gun mengingatkan langkah-langkah yang dilakukan partai politik, jangan sampai upaya penggiringan dengan mengusung tokoh seperti Gus Dur melukai pihak lain, khususnya untuk keluarga Presiden RI keempat itu.

"Dampaknya berbahaya dan bisa menimbulkan kemarahan dan kekecewaan. Harus proporsional," kata dia.

Gun Gun mengatakan, jangan sampai partai politik menunggangi ikon tertentu dan melakukan penggiringan dengan testimoni yang mengatasnamakan tokoh tersebut.

"Memang tak terhindari adanya politisasi, karena beliau punya referend power. Maksudnya gini saya dibelakangnya ada foto Bung Karno, atau saya dibelakangnya ada foto Gus Dur, mereka dengan sendirinya menjadi referend power," katanya.[dem]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Kampus Demokrasi Obama

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:54

Presiden Prabowo Kemudikan Kapal Indonesia Menuju Ekonomi Pancasila

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:36

Merekonstruksi Ulang Konsolidasi Kebangsaan

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:18

Keberadaan DSI Perlu Dievaluasi Ulang dalam Tata Niaga Sawit

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:59

Usaha Jufriyah Terus Keruk Cuan Bersama BRI

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:34

Perdamaian AS-Iran Tanpa Israel

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:16

Turnamen Tenis Meja Masduki Cup 2026 Mengukir Asa Menuju Pentas Dunia

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:55

BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Berbagai Solusi Finansial

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:35

Koperasi Menjaga Keseimbangan

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:15

Gaya Hidup Sehat dan Kebersamaan Harus jadi Kebutuhan

Selasa, 23 Juni 2026 | 02:55

Selengkapnya