Berita

rmol

Politik

Pengusaha Jabar Dukung RR1 Presiden RI 2014-2019

KAMIS, 16 JANUARI 2014 | 15:58 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Dukungan kepada DR. Rizal Ramli sebagai Presiden 2014-2019 kian hari kian bertambah. Kali ini dukungan datang dari kalangan pengusaha di Jawa Barat. Dukungan serupa sebelumnya juga disampaikan tokoh masyarakat dan akademisi Tanah Pasundan.

"Beliau (Rizal Ramli) yang bisa menyelesaikan persoalan ekonomi yang sedang dihadapi Indonesia saat ini," kata pengusaha asal Jawa Barat, Nanang Ma'soem, kepada Rakyat Merdeka Online usai menghadiri pertemuan Paguyuban Pasundan dengan DR. Rizal Ramli di Gedung Paguyuban Pasundan, Bandung, Jawa Barat (Rabu, 15/1).

Nanang mengatakan Rizal Ramli punya kemampuan menyelamatkan ekonomi nasional yang saat ini berada dalam kondisi lampu kuning akibat terjadinya quatro deficits sekaligus sebagaimana disampaikan Rizal Ramli. Rizal Ramli kata Nanang, punya kemampuan melakukan terobosan-terobosan sekaligus solusi-solusi cerdas atas permasalahan ekonomi.


Selain itu, di mata Nanang, Rizal Ramli merupakan orang yang jujur dan berani menegakkan kedaulatan ekonomi nasional.

"Rizal Ramli Gus Durian, pinter, bersih dan berani. Harus kita dukung," katanya.

Lebih lanjut dikatakan Nanang yang juga merupakan pendiri salah satu pesantren besar di Jawa Barat, sebelum Pilpres nanti dirinya akan ikut membantu RR1, panggilan Rizal Ramli, memenangkan Konvensi Capres Rakyat yang digelar Solahuddin Wahid bersama belasa akademisi dan tokoh masyarakat.

"Siap, siap bantu. Kita dukung sepenuhnya," demikian Nanang.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya