Berita

andi arief/net

Andi Arief: Mari Bersama Bantu Saudara Kita Korban Banjir di Manado

KAMIS, 16 JANUARI 2014 | 13:59 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Walikota Manado, Sulawesi Utara, GS Vicky Lumentu, memastikan sistem berjalan dalam penanganan tanggap darurat menyusul banjir besar yang melanda kawasan itu kemarin. Pemda Manado, Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB), TNI, Polri, Badan SAR Nasional (Basarnas), Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan sejumlah relawan dan organisasi kemasyarakatan ikut serta menyelamatkan warga.

"Konsentrasi saat ini adalah menyelamatkan warga dan mempercepat normalisasi kehidupan kota. Saat ini masyarakat dievakuasi ke tempat yang lebih tinggi," ujar Staf Khusus Presiden Bidang Bantuan Sosial dan Bencana, Andi Arief, (Kamis, 16/1).

Andi Arief mengungkapkan itu setelah sesaat lalu berkomunikasi dengan Walikota Manado, GS Vicky Lumentu dan Wakil Walikota Manado Harley Mangindaan.


"Dalam tanggap darurat prinsipnya adalah penyelamatan warga. Saat ini warga yang diungsikan ke tempat yang tinggi memerlukan bantuan pakaian, makanan, selimut. tenda, kasur dan obat-obatan," sambung Andi.

Sementara jumlah korban, jumlah kerusakan rumah, fasilitas, infrastruktur dan lain-lain,  masih dalam pendataan karena terus berkembang.

Andi Arief juga menginformasikan, musibah kemarin itu adalah banjir terparah di Kota Manado yang berdampak pada 10 kecamatan. Akibatnya, banyak rumah hancur dan hanyut. Kota saat ini penuh lumpur, bahkan terdapat jembatan yang putus. Karena itu, dia mengajak semua warga negara bersama-sama membantu untuk meringankan derita saudara-saudara kita yang menjadi korban banjir.

"Bantuan BNPB, Bantuan  Presiden dan Kementerian penting. Tetapi solidaritas bantuan masyarakat dan lembaga kemanusiaan tidak kalah pentingnya seperti selama ini sudah menjadi tradisi luhur kita," ungkapnya.

"Bukan hanya banjir Manado, tetapi juga untuk bencana di Sinabung dan lain-lain. Departemen PU dan instansi lain seperti dikemukakan oleh Pak Walikota Manado agar membantu  mobilisasi alat berat karena Kota Manado penuh lumpur. Diharapkan ada percepatan sehingga keadaan berangsur-angsur normal," demikian Andi. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya