Berita

rizal ramli/net

Hari Ini, Rizal Ramli Jadi Pembicara Utama di Universitas Bung Hatta

KAMIS, 16 JANUARI 2014 | 06:26 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ekenom senior sekaligus Menteri Perekonomian RI era Gus Dur, Dr. Rizal Ramli, akan hadir sebagai pembicara utama pada seminar nasional "Repsosisi Ekonomi Indonesia Menyongsong Masyarakat Ekonomi Asean 2015" yang digelar Fakultas Ekonomi Universitas Bung Hatta (UBH) di Aula Balairung Caraka, Kampus I UBH Ulak Karang, Padang, hari ini (Kamis, 16/1).

Panitia Pelaksana Dr. Alvis Rozani menyebutkan, di samping keynote speech dalam seminar nasional tersebut, peserta seminar juga terdiri dari dosen tetap fakultas ekonomi dari berbagai kampus, praktisi dan pemerhati ekonomi juga diundang sebagai pemakalah untuk mempresentasikan hasil riset tentang kesiapan ekonomi nasional menyongsong Asean Economic Community atau Masyarakat Ekonomi Asean 2015.

Jelas Alvis, dinamika perekonomian global dalam satu dekade terakhir memperkuat tekad negara-negara kawasan Asean untuk memperkokoh kerja sama ekonomi di bawah Asean Economic Community. Bagi Indonesia, pembentukan Asean Economic Community merupakan sebuah harapan sekaligus tantangan.


"Dengan latar belakang itulah Fakultas Ekonomi UBH bekerja sama Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia Yogyakrta menggelar seminar ini," imbuhnya.

Dari acara ini, kata Alvis, diharapkan dapat memberi kontribusi konkrit berupa hasil riset yang dilakukan oleh para expert di bidangya masing-masing sebagai pedoman bagi pengambil kebijakan untuk memetakan posisi Indonesia di antara negara-negara Asean dan sebagai forum bertukar pikiran bagi para akademisi, praktisi, birokrat guna bersama-sama berkontribusi dalam menyongsong Asean Economic Community 2015.

"Materi seminar mengacu kepada tema sentral seminar yang bersumber dari beberapa disiplin ilmu seperti seluruh bidang ekonomi yang berkaitan dengan isu negara berkembang, bidang kajian bisnis dan manajemen, bidang kajian akuntansi dan keuangan, serta governance," tandas Alvis. [ysa]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya