Berita

rmol

Tokoh Sunda: Kalau Orang Waras Pasti Pilih Bung Rizal Presiden RI

KAMIS, 16 JANUARI 2014 | 01:23 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Calon Presiden yang diusung partai politik ternyata belum mewakili keinginan rakyat. Saat ini rakyat menginginkan presiden yang mampu mengatasi berbagai masalah yang dihadapi bangsa, bukan karena sekedar ketokohan seseorang di partai politik tempatnya bernaung.

"Perlu ada calon alternatif. Dan kami melihat Bung Rizal (Rizal Ramli) merepresentasikan sebagai Capres alternatif," ujar tokoh masyarakat Jawa Barat, Tjetje Padmadinata usai menghadiri pertemuan Paguyuban Pasundan dengan ekonom senior yang juga peserta Konvensi Capres Rakyat, DR. Rizal Ramli di Gedung Paguyuban Pasundan, Bandung, Jawa Barat (Rabu, 15/1).

Menurut mantan anggota DPR RI itu, kemampuan dan pengalaman Rizal Ramli terutama di bidang ekonomi sudah teruji.


"Bagi saya, Bung Rizal harus didukung. Bung Rizal ini calon alternatif. Tapi kita lihat nanti, kalau orang waras pasti memilih Bung Rizal," imbuhnya.

Lebih lanjut dikatakan Tjetje, Rizal Ramli bukanlah siapa-siapa bagi masyarakat Sunda. Dia memang lahir di Pulau Sumatera, tetapi sejak umur 6 tahun hingga menamatkan SLTA dia tinggal di Bogor. Setelah lulus SLTA, Rizal Ramli menjadi mahasiswa di ITB. Dan di Bandung lah, Bung Rizal, sebut Tjeje menyapa Rizal Ramli, memulai sikap 'bandel' nya melawan ketidakadilan dan otoritarianisme rezim Soeharto yang membuatnya mendekam di sel Sukamiskin.

Karena hal inilah, kata Tjetje, wajar jika masyarakat Sunda termasuk dirinya mendukung pencapresan Rizal Ramli.

"Di dalam politik, perlu ada pilihan dan keberpihakan. Kalau sekarang orang Sunda melihat ada Bung Rizal dengan kemampuan intelektual yang mumpuni, maka sudah seharusnya memberi dukungan,"[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya