Berita

Agnes Monica

Blitz

Agnes Santai Dikecam Haters

RABU, 15 JANUARI 2014 | 10:00 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Selain banyak pujian dari penggemarnya setianya (lovers), Agnes Monica juga banyak menerima komentar sinis dari orang-orang yang membecinya (haters). Namun, diva yang sedang berjuang go international itu tidak mau menanggapi para pembencinya.

“When haters were busy mocking I was busy make it happens,” kicaunya melalui @agnesmo.

Pelantun Things Will Get Better itu mengaku, bersyukur bisa menghasilkan karya yang lebih baik. “Soal haters, aku mah biasa aja, namanya juga hidup,” katanya cuek.


Seperti diketahui, pemain sinetron pernikahan dini ini sering dicibir para haters. Salah satunya,  mengenai foto dirinya di depan pintu yang disebar lewat di account instagram miliknya. Dia dituding, sengaja mengedit foto tubuhnya agar kelihatan lebih seksi. Dia juga pernah di-bully gara-gara salah menulis nama candi. Tapi cibiran para pembecinya itu ditanggapi santai.

“Karena aku nggak ada masalah sama mereka, ya aku di sini ketawa-ketawa aja, sih!” katanya.

Yang terbaru, para haters mencibir cara berpakaian Agnes ketika menghadiri undangan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta, dua tahun lalu.  Di dalam momen itu, Agnes tertangkap kamera berpakaian super seksi. Padahal, acara itu formal, yakni mengenai pemberian motivasi untuk generasi muda agar berprestasi. 

Dalam foto itu, Agnes mengenakan kebaya bahan brokat ketat berleher terbuka sehingga belahan payudaranya menyembul. Pakaian Agnes kontras dengan pejabat Dubes AS dan sejumlah pelajar yang hadir dalam acara itu. Namun, Agnes kembali menunjukkan sikap tidak mau memperdulikan kecaman para haters. Dia merasa tidak pernah merasa salah memakai konstum.

 â€Aku tidak pernah merasa saltum, karena aku enjoy saat berada di atas panggung,” ucap Agnes, beberapa waktu lalu.  ***

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya