Berita

sinta nuriyah wahid/net

Politik

Sinta Nuriyah Minta PPP Jadi Pelopor Demokrasi

PPP Anugerahi Gus Dur Bapak Demokrasi
RABU, 15 JANUARI 2014 | 08:27 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengukuhkan mendiang Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid (Gus Dur) menjadi 'Bapak Demokrasi'.

Pemberian gelar ini dilakukan saat 'Haul ke-4 Gus Dur' yang digelar oleh DPP PPP di markasnya, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa malam (14/1).

Ketua Umum PPP Suryadharma Ali mengatakan, perjuangan Gus Dur dalam menegakan demokrasi di Indonesia tidak perlu diragukan lagi. Kebebasan berkumpul dan berpendapat yang dinikmati masyarakat sekarang, tidak bisa dilepaskan dari peran pendiri Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.


"Maka dari itu, kita memberikan gelar beliau Bapak Demokrasi," kata Suryadharma.

Tidak berhenti di situ, PPP juga berencana untuk mengusulkan pada pemerintah untuk memberi gelar pahlawan nasional kepada Gus Dur. Alasannya, agar perjuangan pria yang terkenal humoris itu dapat abadi dalam sejarah Indonesia.

Sebagai simbol dari penghargaan tersebut, PPP menyerahkan sebuah lukisan karikatur Gus Dur lengkap dengan tulisan 'gitu aja kok repot' yang merupakan celetukan khas cucu pendiri Nahdatul Ulama, KH Hasyim Ashari itu. Lukisan diserahkan langsung oleh Suryadharma kepada istri Gus Dur, Sinta Nuriyah Wahid.

Sinta pun membalas pemberian itu dengan cinderamata berupa kopiah dan kain sorban berwarna hijau. Tidak lupa ia juga berterimakasih atas digelarnya acara haul tersebut.

"PPP adalah partai politik pertama yang secara resmi yang menyelenggarakan acara Haul Gus Dur," ucapnya.

Lebih lanjut, Sinta juga berpesan agar PPP meneladani suaminya dalam bertarung di kancah politik 2014. Terutama, sikap ikhlasnya dalam memperjuangkan kepentingan rakyat.

"Selain itu, saya juga berharap PPP bisa menjadi pelopor dalam menegakan demokrasi, pluralisme, humanisme dan ham yang bersumber dari pemikiran ulama Islam," pesannya.

Seperti dilansir dari JPNN Haul Gus Dur ini juga dihadiri Tokoh Politik Rizal Ramli, Wakil Ketua Dewan Pakar PPP Djan Faridz, KH. Noer Muhammad Iskandar dan Sekjen PPP Romahurmuziy. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya