Berita

banjir jakarta surut/rmol

Banjir Jakarta Sebagian Besar Telah Surut

SELASA, 14 JANUARI 2014 | 21:42 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Kondisi banjir di Ibukota DKI Jakarta saat ini sebagian besar telah surut. Pengungsi sebagian telah kembali ke rumah masing-masing untuk membersihkan rumahnya dari lumpur.

"Semua sungai di Jakarta saat ini aman," kata Kepala Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho dalam siaran persnya, Selasa malam (14/1).

Dan tinggi muka air sungai, ungkap Sutopo, sudah sudah turun sehingga statusnya Siaga 3 dan Siaga 4 atau normal pada hari ini pukul 18.00 wib.


Sebelumnya Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo telah mengeluarkan Surat Pernyataan Siaga Banjir Jakarta terhitung mulai tanggal 13-1-2014 hingga 12-2-2014 pada Selasa kemarin (13/1).

Menurut Sutopo, pengertian Status Siaga Darurat Bencana adalah suatu keadaan terdapat potensi bencana, yang merupakan peningkatan eskalasi ancaman yang penentuannya didasarkan atas hasil pemantauan yang akurat oleh instansi yang berwenang dan juga mempertimbangkan kondisi nyata/dampak yang terjadi di masyarakat. Penetapan status siaga darurat bencana dilakukan oleh Pemerintah/Pemerintah Daerah atas usul Kepala BNPB/BPBD.

"Mekanisme ini telah ditempuh BPBD DKI Jakarta kepada Gubernur DKI sehingga dikekuarkan surat Siaga Bencana Banjir Jakarta," terang Sutopo.

Berikut kondisi sungai di Jakarta saat ini; Katulampa 70 cm/H (siaga 4); Pesanggrahan 85 cm/M (siaga 4); Angke Hulu 235 cm/T (siaga 3); Cipinang Hulu 100 cm/M (siaga 4); Sunter Hulu 60 cm/T (siaga 4); Pulogadung 370 cm/T (siaga 4) ;Depok 130 cm/MT (siaga 4); Manggarai 710 cm/H (siaga 4); Karet 450 cm/H (siaga 3); Waduk Pluit -200 cm/MT; Pasar Ikan 119 cm/MT (siaga 4); dan Krukut Hulu 70 cm/M (siaga 4).

"Pada pukul 19.00 wib pintu air Katulampa 80 cm/H (siaga3) dan Manggarai 750 cm/H (siaga3). Kondisi masih aman," pungkas Sutopo. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya