Berita

mobil Haglund/net

Nusantara

BENCANA SINABUNG

JK Kirim Mobil Haglund ke Tanah Karo

SELASA, 14 JANUARI 2014 | 19:23 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Dalam perjalanan di Kabupaten Sragen Selasa siang (14/1),  Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla tak henti-henti menelpon Ketua PMI Sumatera Utara Rahmat Shah. JK ingin memastikan kebutuhan korban bencana meletusnya Gunungapi Sinabung Tanah Karo Sumut yang dijanjikan PMI segera direalisasikan dan diusahakan bisa ditambah.

Dalam perbincangannya dengan Rahmat, sesuai janjinya, JK mewanti-wanti agar pasokan sayur untuk korban Sinabung terus diintensifkan. JK mengatakan bahwa kebutuhan sayur begitu penting untuk menjaga kondisi kesehatan pengungsi.

JK yang juga Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia ini meminta PMI Sumut agar mencari supplier sayur untuk jamin ketersediaannya. Selain itu, pasokan air bersih, pinta JK, harus terus terjamin kesediaannya sekaligus kesiapan truk tanki air yang harus ditambah dari tiga menjadi lima.


"Juga, jumlah tenaga sopir perlu ditambah agar tidak putus pasokan air," ujar Media Officer M. Jusuf Kalla, Husain Abdullah dalam rilisnya, Selasa (14/1).

Mantan Wakil Presiden ini juga memastikan bahwa PMI akan mendatangkan mobil haglund, yakni khusus yang bisa menembus jalan terjal milik PMI, dari Padang. Mobil ini diperlukan untuk menembus wilayah paling dekat dari Gunung Sinabung dalam upaya membantu warga atau relawan yang ingin keluar masuk di area tersebut.

Mobil haglund Ini pernah digunakan PMI untuk membantu pengungsi Merapi beberapa tahun lalu.

"JK minta mobil ini tiba dari Padang dalam dua hari," terang Husain.

Khusus dalam hal penyaluran bantuan, JK katakan pada Rahmat bahwa dirinya minta relawan PMI yang aktif bertugas pastikan bantuan disampaikan merata pada seluruh pengungsi baik yang berada di pengungsian, di masjid-masjid dan gereja-gereja di sana. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya